Tembok Gedung Pertemuan Kelurahan Sisir Ambrol Tertimpa Tembok Batu Plaza

Screenshot_20241224-155412_Gallery

 

Batu | Serulingmedia.com – Sebuah peristiwa tak terduga terjadi pada di Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu Selasa sore ( 24/12/2024 ).

Tembok gedung pertemuan “Graha Wangsa” ambrol setelah tertimpa tembok Batu Plaza yang roboh akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 13.30 saat gedung tersebut tengah digunakan untuk pembagian sertifikat PTSL.

Lurah Sisir, Muhammad Viata Aria Pranaka, menjelaskan peristiwa bermula ketika hujan lebat mengguyur area tersebut. Tiba-tiba terdengar suara keras dari ruang sebelah kiri ruang utama gedung.

Tembok yang diperkirakan sepanjang 7 meter dan setinggi 3 meter tersebut ambrol, bersamaan dengan air hujan yang mulai membanjiri ruangan. Diketahui bahwa tembok gedung tersebut roboh akibat tertimpa tembok Batu Plaza yang berjarak sekitar satu meter dari lokasi kejadian.

Keadaan di dalam gedung menjadi kacau, dengan warga yang tengah berada di ruangan berlarian menyelamatkan diri.

Beruntung, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Meskipun demikian, kejadian ini menyebabkan kerusakan yang cukup signifikan pada bangunan gedung pertemuan.

Menanggapi kejadian tersebut, pihak berwenang segera bergerak cepat. BPBD Batu, tim Tagana, dan pihak Kelurahan Sisir segera melakukan pembersihan dan mengangkut material sisa tembok yang roboh untuk memastikan area tersebut aman.

Camat Batu, Sasongko Fitra A., bersama Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Batu, Eko Setyawan, juga turut meninjau lokasi untuk mengevaluasi kerusakan dan memastikan langkah-langkah pemulihan segera dilaksanakan.

Lurah Viata mengungkapkan hingga saat ini, pihaknya belum bisa memperkirakan jumlah kerugian yang ditimbulkan akibat ambrolnya tembok tersebut.

Upaya perbaikan gedung pertemuan akan segera dilakukan agar fasilitas tersebut dapat kembali berfungsi dengan normal.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap faktor alam, khususnya hujan deras yang dapat mempengaruhi struktur bangunan.

Selain itu, peristiwa ini juga menjadi perhatian bagi pemerintah dan masyarakat untuk lebih memperhatikan potensi kerusakan bangunan di sekitar pemukiman dan tempat umum guna mencegah terjadinya insiden serupa di masa depan. ( Eno ).