PIISEI Makassar Gelar Pelatihan Pemulasaraan Jenazah, Bekali Anggota Ilmu Fardhu Kifayah yang Kian Langka

1564001_11zon

Makassar | Serulingmedia.com – PIISEI Makassar menggelar Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah yang dirangkaikan dengan pertemuan bulanan organisasi, Jumat (12/6/2026), di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar.

 

Kegiatan ini menjadi upaya membekali anggota dengan pengetahuan dan keterampilan pemulasaraan jenazah sesuai tuntunan Islam yang dinilai semakin jarang dikuasai masyarakat perkotaan.

 

Pelatihan menghadirkan narasumber Hj. Ramadiyah, S.Pd.I., M.Pd., Gr. dari PW Aisyiyah Sulawesi Selatan. Dalam pemaparannya, peserta mendapatkan materi mengenai pemahaman dasar hingga praktik penyelenggaraan jenazah, mulai dari adab menghadapi orang yang wafat, persiapan pemulasaraan, hingga tata cara perawatan jenazah secara benar dan penuh penghormatan.

Hj. Ramadiyah menilai pelatihan semacam ini memiliki nilai penting karena tidak semua orang memiliki minat untuk mempelajari tata cara pemulasaraan jenazah.

“Apalagi di perkotaan, sangat jarang masyarakat yang mengetahui tata cara penyelenggaraan jenazah yang benar. Karena itu, kesediaan anggota PIISEI Makassar melaksanakan pelatihan ini patut diapresiasi karena merupakan langkah yang sangat positif dan perlu ditindaklanjuti agar semakin banyak masyarakat yang memahami pemulasaraan jenazah sesuai syariat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh pengurus PIISEI Makassar serta sejumlah perwakilan majelis taklim. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan penuh antusias dan kekhidmatan.

Tingginya partisipasi peserta mencerminkan kepedulian bersama untuk meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus memperkuat keterampilan sosial yang dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya dalam pelaksanaan fardhu kifayah.

Salah seorang anggota PIISEI Makassar, Dr. Sri Lestari Purnomo, SH., MH., berharap ilmu yang diperoleh dalam pelatihan tersebut dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi para peserta.

“Dengan pelatihan ini, diharapkan peserta memiliki bekal ilmu yang dapat diterapkan untuk diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat sekitar ketika dibutuhkan,” katanya.

Pelatihan yang berlangsung selama satu hari itu ditutup dalam suasana penuh kebersamaan, ukhuwah, dan semangat pengabdian.

 

PIISEI Makassar berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial dan meningkatkan literasi keagamaan di tengah masyarakat.(Yah/Eno).