Pimpinan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Aktif Ikuti RTM 2025, Perkuat Transformasi Kebijakan Kampus Berkelanjutan

768960_11zon

Malang | Serulingmedia.com – Pimpinan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang aktif mengikuti Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tahun 2025 yang digelar pada Jumat–Sabtu, (19–20/12/ 2025), di Shanaya Resort, Karangploso, Kabupaten Malang.

Seluruh unsur pimpinan UIN Maliki Malang, mulai dari Wakil Rektor, Kepala Biro (Kabiro), Dekan dan Wakil Dekan, Direktur Pascasarjana beserta Wakil Direktur, Ketua Program Studi (Kaprodi), hingga Kepala Bagian (Kabag) terlibat langsung dalam forum strategis tahunan tersebut.

RTM 2025 mengusung tema “Transformasi Kebijakan Melalui Implementasi Green and Smart Campus, Eco Teologi, Kurikulum Cinta, dan Good University Governance Menuju MIU yang Berkelanjutan.”

Forum ini diikuti oleh 132 pimpinan dari berbagai level organisasi UIN Maliki Malang dan menjadi wadah penting untuk evaluasi, sinkronisasi, serta perencanaan strategis universitas.

Kegiatan RTM dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si.,

Kehadiran pimpinan lintas unit tersebut menegaskan posisi RTM sebagai forum strategis universitas dalam menjaga budaya mutu sekaligus menentukan arah kebijakan berbasis data untuk pengembangan institusi ke depan.

Dalam arahannya, Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si. menegaskan bahwa RTM bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan instrumen penting untuk memastikan seluruh kebijakan dan program universitas berjalan selaras dengan visi besar pengembangan kampus berkelas internasional.

“RTM ini bukan sekadar rutinitas, tetapi ruang evaluasi menyeluruh berbasis data. Dari forum inilah kita menyatukan persepsi dan merumuskan kebijakan strategis agar UIN Maliki Malang terus melangkah maju secara berkelanjutan,” tegas Rektor.

Ia menambahkan implementasi Green and Smart Campus, Eco Teologi, Kurikulum Cinta, dan Good University Governance harus diterjemahkan secara nyata oleh seluruh unit kerja.

“Transformasi kebijakan tidak boleh berhenti pada dokumen. Hasil RTM harus ditindaklanjuti secara konkret, terukur, dan berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan, khususnya bagi mahasiswa sebagai pusat dari seluruh proses akademik,” ujarnya.

Dalam laporan pembukaan RTM 2025, Kepala Biro AAAK Ita Hidayatus Solihah, S.Ag., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 132 pimpinan dengan dukungan 39 panitia.

Ia berharap RTM 2025 dapat berjalan lancar, produktif, serta menghasilkan rekomendasi strategis yang mendorong penguatan tata kelola dan reputasi institusi.

Agenda RTM kemudian dilanjutkan dengan paparan hasil Audit Mutu Internal (AMI) tahun 2025, umpan balik pelanggan tahun 2025, serta tindak lanjut hasil RTM tahun 2024 yang disampaikan oleh Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu, Sigit Priatmoko, M.Pd.

Paparan tersebut memberikan gambaran menyeluruh mengenai capaian mutu, respons pemangku kepentingan, serta konsistensi perbaikan berkelanjutan di lingkungan UIN Maliki Malang.

Sesi berikutnya diisi pemaparan Ketua Satuan Pengawasan Internal (SPI) Dr. Ridwan, S.Ag., M.Pd.I., bersama Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu Dr. Abdussakir, M.Pd., yang mengulas kinerja proses layanan, kesesuaian luaran, serta berbagai perubahan internal dan eksternal yang memengaruhi sistem organisasi universitas.

Memasuki tahap lanjutan, peserta RTM mengikuti sidang komisi untuk merumuskan rekomendasi peningkatan di berbagai bidang strategis.

Hasil kerja komisi dipaparkan dan diklarifikasi dalam sidang pleno. Rangkaian RTM 2025 ditutup dengan penandatanganan Rencana Tindak Lanjut serta rekomendasi RTM yang dipimpin oleh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Prof. Dr. Hj. Sri Harini, M.Si.

Melalui RTM 2025, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menegaskan komitmennya dalam menjaga budaya mutu, memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel, serta melangkah ke depan dengan kebijakan berbasis data demi terwujudnya kampus unggul, adaptif, dan berkelanjutan.( Eno).