Wow! BPN Kota Batu Setor Rp254 Miliar ke Kas Daerah, Bukti Pajak Tanah Bisa Bikin Kota Melesat!

Screenshot_2025-05-16-17-17-23-841_com.android.chrome-edit

Batu | SerulingMedia.com – Kota Batu bukan hanya memesona dari sisi pariwisata dan alamnya, tapi juga mulai menunjukkan tajinya dalam hal pengelolaan keuangan daerah.

Fakta mencengangkan datang dari sektor pertanahan. Siapa sangka, selama enam tahun terakhir, Kantor ATR/BPN Kota Batu berhasil menyumbangkan lebih dari Rp254 miliar ke kas daerah melalui Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)!

Angka fantastis ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor ATR/BPN Kota Batu, Nasep Vandi Sulistyo, dalam audiensi bersama Wali Kota Batu Nurochman dan Wakil Wali Kota Heli Suyanto pada Jumat, (16 /5/2025 ).

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil sinergi luar biasa antara BPN dan Pemerintah Kota Batu dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ini adalah bentuk sinergitas nyata kami bersama Pemkot Batu dalam mendorong optimalisasi PAD lewat BPHTB,” ujar Zainul Alfan, Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Kota Batu, yang mewakili BPN usai pertemuan tersebut.

Tren kenaikan BPHTB di Kota Batu pun sangat signifikan. Tahun 2020 tercatat menyumbang Rp23,3 miliar, lalu melonjak menjadi hampir Rp40 miliar di 2021. Hingga pertengahan Mei 2025 saja, sudah terkumpul Rp18,3 miliar. Ini sejalan dengan laju pembangunan kota yang semakin menggeliat sebagai destinasi wisata favorit nasional.

BPHTB adalah pajak yang dikenakan atas perolehan hak atas tanah dan bangunan. Dengan makin maraknya transaksi properti di Batu, potensi PAD dari sektor ini pun makin menjanjikan.

Pemerintah Kota Batu menyambut baik capaian ini sebagai amunisi penting dalam membiayai program-program prioritas yang berpihak pada masyarakat.

Kolaborasi apik antara BPN dan Pemkot Batu pun disebut sebagai role model pengelolaan pajak pertanahan yang bisa dicontoh oleh daerah lain.

Dengan langkah yang sudah on-track ini, bukan tidak mungkin Kota Batu bakal jadi pionir daerah wisata yang mandiri secara fiskal dan makin gemilang di masa depan!( Eno).