Wali Kota Batu Letakkan Batu Pertama Pembangunan SDIT Bina Karakter Luhur LDII

Screenshot_2025-06-21-20-09-24-162_com.whatsapp-edit

Batu | Serulingmedia.com – Wali Kota Batu, Nurochman, secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Bina Karakter Luhur pada Jumat sore (20/6/2025).

Pembangunan sekolah tersebut berlokasi di sebelah Gedung Serbaguna LDII Kota Batu, Jalan Argopuro, Kelurahan Sisir, Kota Batu.

SDIT Bina Karakter Luhur akan dibangun di atas lahan seluas 800 meter persegi dengan tiga lantai. Proyek ini diperkirakan menelan anggaran senilai Rp5,6 miliar.

Dalam sambutannya, Wali Kota Nurochman menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LDII Kota Batu dan Yayasan Bina Karakter Luhur atas inisiatifnya mendirikan lembaga pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter generasi muda.

“Pendirian sekolah ini merupakan bentuk nyata kontribusi ormas keagamaan dalam pembangunan sumber daya manusia. Pembangunan fisik ini adalah simbol awal dari pembangunan karakter dan akhlak generasi penerus,” ujar Nurochman.

Ia menegaskan bahwa langkah LDII ini sejalan dengan program Pemerintah Kota Batu dalam meningkatkan kualitas pendidikan, dengan menekankan bahwa pendidikan merupakan pilar utama dalam mencetak SDM unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia.

“Kita berupaya memastikan bahwa tidak ada anak di Kota Batu yang tertinggal dalam mengakses pendidikan,” lanjutnya.

Wali Kota juga berharap agar SDIT Bina Karakter Luhur menjadi lembaga pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai moderasi beragama serta mampu menanamkan nilai-nilai luhur seperti toleransi, kerja keras, kejujuran, dan gotong royong.

Sementara itu, Ketua LDII Kota Batu, Yusron Ubaidillah, menyampaikan komitmen LDII dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan formal maupun informal di semua jenjang.

“Melalui SDIT BKL, LDII menghadirkan program unggulan seperti English and Java Class, Olimpiade Sains, Tahfidz Qur’an, Pencak Silat, dan Sepak Bola, yang menggabungkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” jelasnya.

Yusron menambahkan bahwa pihaknya juga aktif menjalin kemitraan dengan berbagai lembaga, seperti Persinas ASAD, guna memperkuat kualitas pendidikan yang berbasis profesional religius, yakni individu dengan karakter moral kuat dan kompetensi unggul.

SDIT Bina Karakter Luhur sendiri menjadi bagian dari kelanjutan pembinaan anak usia dini yang sebelumnya telah dimulai dari jenjang TK dan PAUD yang dikelola oleh yayasan.

Sekolah ini juga diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal dan menjadi wadah pembentukan generasi yang berakhlak mulia serta kompetitif di era global.

Untuk tahun ajaran perdana, sekolah akan menerima 28 siswa sesuai dengan standar nasional pendidikan. Rekrutmen tenaga pendidik melibatkan praktisi pendidikan dari Kota Batu. Seluruh biaya pendidikan tahun pertama digratiskan melalui skema subsidi silang dengan memanfaatkan sumber daya internal LDII.

“Kami berharap ada dukungan dari Pemerintah Kota agar cita-cita kami sejalan dengan visi dan program Nawa Bakti Kota Batu,” pungkas Yusron.

Peletakan batu pertama ini turut dihadiri oleh jajaran perangkat daerah seperti Dinas Pendidikan, Bapenda, Dinas Penanaman Modal, Kemenag, Bagian Kesra, serta unsur Forkopimcam Kota Batu. Jajaran pengurus LDII dari tingkat desa hingga kota juga tampak hadir. (Eno)