Wakil Direktur UKW PWI Pusat Puji Pelaksanaan UKW Malang: Sukses, Rapi, dan Ketat
Malang | Serulingmedia.com — Wakil Direktur UKW PWI Pusat, Dr. Eko Pamuji, memuji pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Malang Raya periode ke-59 yang dinilai berlangsung sukses, rapi, dan menunjukkan kualitas penyelenggaraan yang matang.

” Pelaksanaan UKW di Malang Rapi dan Lancar membuktikan panitia kompak dan berpengalaman ” Tegas Eko.
Bahkan Dr. Eko Pamuji, memberikan apresiasi khusus terhadap keberanian peserta dalam menghadapi rangkaian uji kompetensi.
“Pesertanya keren, berani uji nyali untuk diuji kemampuannya. Bahkan ada peserta yang sampai menabrak pot karena stres dan bingung,” tuturnya.
Ia menegaskan, materi yang diujikan sesungguhnya adalah pekerjaan sehari-hari wartawan.
“Tidak ada yang bisa mengerjakan soal, karena itu sebenarnya sudah dikerjakan setiap hari,” kata Eko.
Ia menambahkan, UKW adalah alat ukur profesionalitas wartawan. Sertifikat kompetensi dapat dicabut jika pemiliknya terbukti melakukan pelanggaran serius terhadap kode etik dan profesionalisme
Kegiatan yang digelar di Kampus C Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang, Minggu (30/11/2025), sebanyak 34 wartawan mengikuti ujian, dan empat peserta dinyatakan tidak kompeten sehingga harus mengikuti ujian ulang enam bulan mendatang.
Rektor UIBU Tutup UKW: “Terselenggara Rapi dan Lancar”

Rektor UIBU Malang, Prof. Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si, secara resmi menutup pelaksanaan UKW ke-59. Ia mengapresiasi kerapian dan kelancaran kegiatan yang digelar PWI Malang Raya bekerja sama dengan UIBU.
“Dengan mengucap Alhamdulillah, UKW di UIBU saya nyatakan ditutup. Semoga kerja sama ini terus berlanjut,” ujarnya.
Peserta Tertua: Penguji Beri Wawasan Baru
Peserta tertua sekaligus perwakilan peserta, Jhon Suparijono, mengaku para penguji memberikan pencerahan penting terkait praktik jurnalistik.
“Tim penguji baik dan memberi wawasan baru dalam penulisan. Semoga setelah UKW kami menjadi wartawan yang benar-benar kompeten,” katanya.
Ketua PWI Malang Raya: UKW Bentuk Wartawan Berintegritas
Ketua PWI Malang Raya, Cahyono, menegaskan UKW adalah ruang pembelajaran untuk memastikan wartawan memahami kaidah jurnalistik, kode etik, serta UU Pers.

“Setelah dinyatakan lulus, peserta harus mampu menjalankan kegiatan jurnalistik sesuai prinsip yang benar,” tegasnya.
Ia menambahkan, PWI Malang Raya telah 11 kali melaksanakan UKW, dengan total 100 wartawan lulusan UKW hingga saat ini. Pada 2026, PWI menargetkan dua kali pelaksanaan UKW, serta penyelenggaraan OKK (Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian) pada Februari 2026.
Koordinator Penguji: Mohon Maaf yang Belum Lulus
Koordinator Penguji, Joko Tetuko, mengatakan dari 34 peserta, 30 dinyatakan kompeten dan 4 belum memenuhi standar.
“Mereka bisa mengikuti ujian lagi setelah enam bulan,” ujarnya.

Tiga Peserta Terbaik Diumumkan
PWI Malang Raya mengumumkan peserta terbaik dari tiap jenjang:
Muda: Eko Rudianto
Madya: Muhammad Olifiansyah
Utama: Ananda Febry
Dengan berakhirnya UKW periode ke-59 ini, PWI Malang Raya kembali menegaskan komitmennya dalam melahirkan wartawan profesional, berintegritas, dan berkompeten.( Eno).






