PWI Malangraya Pecahkan Rekor UKW Gratis
Malang | Serulingmedia.com — PWI Malang Raya kembali mencatat sejarah dengan memecahkan rekor pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) gratis dan tanpa pungutan biaya.
Kegiatan yang diikuti 34 peserta ini berlangsung selama tiga hari, 28–30 November 2025, di Kampus C Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang.
Dari total peserta, empat wartawan dinyatakan tidak kompeten dan diwajibkan mengikuti UKW ulang enam bulan mendatang.
Koordinator Tim Asesor Penguji UKW PWI Pusat, Joko Tetuko, menyampaikan bahwa UKW di Malang tahun ini memiliki nilai historis tersendiri.
Selain menjadi UKW pertama setelah masa dualisme kepengurusan PWI Pusat, seluruh peserta juga berasal dari media siber, sejalan dengan perkembangan industri pers yang semakin digital.
“Alhamdulillah pelaksanaan UKW selama dua hari di Malang berjalan baik. Ini UKW pertama setelah dualisme PWI Pusat berakhir. Semua peserta dari media siber, dan sesuai TOT Dewan Pers 2010, kini ada penambahan materi baru tentang Kebaharuan Siber,” ujar Joko.
Ia menjelaskan bahwa penilaian UKW saat ini menekankan kemampuan wartawan dalam mengelola dan menjalankan mekanisme kerja media digital.
“Wartawan sekarang kinerjanya sebagai wartawan siber. Redaktur diuji dalam pengelolaan media siber, sementara redpel pada jenjang utama diuji kebijakan saat media siber beroperasi,” tambahnya.
Joko juga mengungkapkan bahwa Malang memiliki tradisi UKW berbeda dari daerah lain, yakni pelaksanaan Safari Jurnalistik, sebuah program pengenalan materi yang selalu diselenggarakan tanpa biaya.
“Di Malang punya kebiasaan tidak bayar dan selalu ada Safari Jurnalistik. Sekarang sudah ke-9, dan untuk Jawa Timur UKW ini menjadi yang ke-59,” tegasnya.
Materi uji meliputi pemahaman UU Pers, PPRA, penulisan tajuk, doorstop, editing berita, wawancara tatap muka, dan sejumlah aspek teknis lainnya. Seluruh proses dinilai transparan mulai dari jenjang muda, madya, hingga utama.
Joko menegaskan bahwa UKW merupakan instrumen utama untuk memastikan profesionalisme wartawan. Menurutnya, wartawan yang takut mengikuti UKW menunjukkan ketidaksiapan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“UKW sangat penting. Jika ada wartawan takut uji kompetensi, itu menunjukkan dia tidak kompeten sebagai wartawan,” tegasnya.
PWI Malang Raya Sudah Luluskan 330 Wartawan Kompeten
Sejak 2012, PWI Malang Raya telah melahirkan 330 wartawan kompeten. UKW telah digelar secara bertahap pada tahun 2012, 2017, kemudian berlanjut pada 2021, 2022, dan 2023, total sebanyak 8 angkatan.
Sementara pada tahun 2025, satu angkatan kembali dinyatakan kompeten dengan jumlah 30 wartawan lulus UKW.
Secara keseluruhan, PWI Malang Raya telah menyelenggarakan UKW sebanyak 11 kali, menjadikannya salah satu organisasi profesi paling aktif dalam penguatan kompetensi wartawan di daerah.
Dengan capaian ini, PWI Malang Raya kembali menegaskan komitmennya mencetak wartawan yang kompeten, kredibel, dan berintegritas di era digital.( Eno).






