UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda Belajar ke UIN Maliki Malang
Malang | Serulingmedia.com — Semangat kolaborasi pendidikan tinggi semakin menguat ketika UIN Sultan Aji Muhammad Idris (SAMSI) Samarinda melakukan kunjungan resmi ke UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang pada Kamis (20/11/2025).
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka benchmarking untuk memperdalam wawasan dan strategi pengelolaan kemahasiswaan yang selama ini dikenal menjadi salah satu keunggulan UIN Malang.
Rombongan UIN SAMSI Samarinda yang dipimpin Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, M. Tahir, datang dengan misi khusus: menimba pengalaman dan memperkuat praktik pengelolaan kemahasiswaan di kampus mereka.
“Kunjungan ini merupakan upaya pembelajaran dan pertukaran informasi. Kami melihat UIN Malang cukup progresif dalam pengelolaan kemahasiswaan, sehingga kami merasa perlu untuk belajar langsung ke sini,” kata M. Tahir saat membuka sesi diskusi.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Wakil Rektor III UIN Malang, Triyo Supriyatno, beserta para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama dari berbagai fakultas.
Diskusi yang berlangsung di Ruang WR 3 Gedung Ir. Soekarno itu berjalan dinamis, membahas berbagai aspek penting seperti pembinaan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa), pengembangan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), tata kelola beasiswa, hingga penyelenggaraan Pemilu Mahasiswa (Pemilwa).
Triyo Supriyatno menjelaskan keberhasilan pengelolaan kemahasiswaan di UIN Malang bertumpu pada dua pilar utama: kekompakan tim dan pendekatan humanis dalam membina mahasiswa.
“Pendekatan humanis sangat penting dalam membina mahasiswa, selain kekompakan tim kami di bidang kemahasiswaan,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa transparansi informasi menjadi komitmen UIN Malang, diwujudkan melalui penyajian data dan aktivitas kemahasiswaan secara lengkap dan terbuka di laman resmi universitas.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang bertukar gagasan, tetapi juga memperkuat hubungan antarperguruan tinggi Islam negeri dalam mencetak generasi muda yang unggul dan berkarakter.
Dialog yang konstruktif diharapkan membuka jalan bagi kerja sama berkelanjutan antara kedua kampus di masa mendatang.( Eno).






