Trans Jatim Mengaspal ke Batu: Akses Wisata Makin Mudah, Kemacetan Siap Tersingkir

Screenshot_2025-11-21-17-41-18-108_com.miui.gallery-edit

Batu | Serulingmedia. com – Hadirnya layanan Trans Jatim Koridor 1 Malang Raya menjadi angin segar bagi masyarakat Malang Raya, khususnya Kota Batu yang dikenal sebagai kota wisata.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batu, Hendry Suseno, menyambut kehadiran layanan ini dengan penuh harapan.

Menurutnya, operasional Trans Jatim tidak hanya memberikan kemudahan mobilitas sehari-hari, tetapi juga membuka ruang baru bagi peningkatan sektor pariwisata Kota Batu.

Hendry menegaskan kemudahan akses merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi minat kunjungan wisatawan.

Dengan hadirnya rute yang menghubungkan Terminal Landungsari—Joglo Dau—UPT PKB—hingga Terminal Batu, wisatawan yang datang ke Malang menggunakan kereta api kini memiliki pilihan transportasi yang lebih nyaman dan terjangkau.

“Alhamdulillah, dengan hadirnya layanan Trans Jatim ini semoga dapat meningkatkan kemudahan akses menuju Kota Batu, terutama menuju lokasi-lokasi wisata. Dengan begitu, tingkat kunjungan wisatawan juga berpotensi meningkat,” ujarnya, Jum’at ( 21/11/2025).

Tidak hanya itu, Hendry memastikan bahwa situasi lalu lintas di Kota Batu tetap kondusif.

Hal ini karena pihak Dishub telah berkomunikasi dengan para sopir angkutan yang trayeknya bersinggungan dengan jalur Trans Jatim.

Koordinasi ini menjadi kunci agar layanan baru dapat berjalan dengan selaras tanpa menimbulkan gesekan di lapangan.

“Situasi di Batu aman karena seluruhnya sudah dikomunikasikan dengan para sopir yang jalurnya dilalui,” tambah Hendry.

Selain memberikan kemudahan akses, tarif Trans Jatim yang sangat terjangkau menjadi nilai tambah bagi masyarakat.

Tiket umum dipatok Rp5.000, sementara pelajar dan mahasiswa cukup membayar Rp2.500. Kebijakan tarif ini membuka peluang mobilitas yang lebih merata bagi warga dari berbagai kalangan.

Ketua DPRD Kota Batu, Didik Subianto, juga menyampaikan apresiasi atas hadirnya Trans Jatim. Menurutnya, layanan ini sangat membantu masyarakat, tidak hanya dari sisi ekonomi tetapi juga dari sisi lalu lintas.

“Alhamdulillah dengan adanya Trans Jatim sangat membantu masyarakat, khususnya di Batu. Selain biayanya sangat murah, keberadaan layanan ini juga berpotensi mengurangi kemacetan,” ujarnya.

Dengan beroperasinya Trans Jatim Koridor 1, Kota Batu kini memiliki wajah baru dalam hal konektivitas. Integrasi transportasi yang semakin baik diharapkan mampu mengangkat sektor pariwisata, memperbaiki kualitas mobilitas masyarakat, dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

Ini menjadi bukti bahwa transportasi publik bukan hanya soal perjalanan, tetapi juga tentang akses, kesempatan, dan kemajuan bersama.( Eno).