UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Gelar FGD Bahas Ketidaksinkronan Data PDDIKTI
Malang,I Serulingmedia.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) yang membahas ketidaksinkronan data di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI). Acara ini mengundang Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Prof. Dr. Slamet Wahyudi, MT, dengan tema “Pemutakhiran PDDIKTI dan Pengenalan Instrumen Akreditasi Berdasarkan Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023.”
FGD berlangsung di Ruang Rapat LPM, Gedung Rektorat lantai 4, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, pada Kamis (26/9/2024). Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Umi Sumbulah, M.Ag., serta Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Dr. Helmi Syaifuddin, M.Fil.I.
Dalam sambutan pembukaannya, Prof. Dr. Umi Sumbulah, M.Ag.menegaskan pentingnya FGD ini dalam memberikan pemahaman lebih mendalam terkait dampak ketidakakuratan data di PDDIKTI. “Banyak perguruan tinggi yang terdampak akreditasinya akibat data yang tidak akurat tersebut,” ujar Prof. Umi. Ia menekankan bahwa ketidakakuratan data bukan hanya memengaruhi status akreditasi, tetapi juga berimbas pada reputasi lembaga pendidikan secara keseluruhan.
Prof. Slamet Wahyudi, dalam paparannya, menjelaskan pentingnya pemutakhiran data di PDDIKTI dan bagaimana kebijakan baru yang diatur dalam Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 dapat membantu memperbaiki masalah ini. Ia juga berbagi pengalaman terkait proses akreditasi dan evaluasi perguruan tinggi di Indonesia.
FGD ini diikuti oleh berbagai pihak yang terkait dengan penjaminan mutu di UIN Malang, mulai dari tingkat universitas hingga unit-unit fakultas. Di antara peserta yang hadir adalah Unit Penjaminan Mutu dari setiap fakultas, Auditor Internal Fakultas, Tim PDDIKTI dan Sister, serta operator E-SPMI.
Acara ini diharapkan dapat menghasilkan solusi nyata bagi UIN Malang dalam meningkatkan kualitas data di PDDIKTI, sehingga dapat mendukung proses akreditasi yang lebih baik di masa mendatang. ( Eno )






