UIN Malang Bekali Guru Madrasah di Wagir dengan Workshop Deep Learning Berbasis IT

Malang | Serulingmedia.com. — Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melalui Program UIN Mengabdi Qoryah Toyyibah terus menunjukkan kepedulian terhadap pengembangan pendidikan di pedesaan.

Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Workshop Pembelajaran Deep Learning Berbasis IT untuk Guru Madrasah Ibtidaiyah yang digelar pada Senin (3/11/2025) di Aula Madrasah Ibtidaiyah Wahid Hasyim, Desa Kucur, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Kegiatan pengabdian ini dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Agus Maimun, M.Pd. bersama tim, dengan menghadirkan narasumber Ahmad Abtokhi dan Hisyam Fahmi. Sebanyak 42 guru Madrasah Ibtidaiyah mengikuti kegiatan ini dengan antusias.

Prof. Agus Maimun menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membekali guru dengan pemahaman dan keterampilan dasar mengenai konsep deep learning serta penerapannya dalam pembelajaran berbasis teknologi informasi.

Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan mampu memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif, inovatif, dan adaptif terhadap kebutuhan siswa abad ke-21.

“Selain peningkatan kompetensi teknologi, kami juga menekankan pentingnya menyisipkan nilai moral dan spiritual kepada siswa agar rajin beribadah, rajin belajar, dan termotivasi melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” ujar Prof. Agus.

Selama satu hari penuh, peserta mendapatkan materi tentang pengenalan deep learning, penerapan AI dalam dunia pendidikan, hingga praktik langsung menggunakan aplikasi berbasis IT yang relevan.

Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para guru tampak antusias saat mencoba perangkat lunak machine learning sederhana sebagai media pembelajaran.

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Wahid Hasyim, Khusnul Yaqin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang cerdas dan berdaya saing di era digital.

“Kami berharap UIN Malang tetap menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan di Desa Kucur agar sinergi ini terus berlanjut,” ujarnya.

Selain workshop, kegiatan pengabdian masyarakat ini juga diisi dengan pengajian bertema Pendidikan Parenting yang digelar pada Ahad (5/10/2025) di Masjid Jami’ Ar-Rochman, Desa Kucur.

Kegiatan yang diikuti sekitar 90 orang tua/wali murid Madrasah Ibtidaiyah ini berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.

Dalam pengajian tersebut, Ustadz Khusnul Yaqin memberikan tausiyah tentang pentingnya komunikasi antara orang tua dan anak, keteladanan dalam keluarga, serta sinergi antara pendidikan di madrasah dan rumah.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya bergantung pada guru di sekolah, tetapi juga pada peran aktif orang tua di rumah.

Melalui kegiatan UIN Mengabdi Qoryah Toyyibah ini, diharapkan terjalin hubungan yang lebih erat antara kampus, madrasah, dan masyarakat dalam mencetak generasi cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia di era digital.( Eno).