Taman Rekreasi Selecta Batu Hadirkan Garden Train: Menghidupkan Sejarah Perkeretaapian  Menyatukan Wisata dan Edukasi

Selecta kereta.jpeg2

Batu I Serulingmedia.com  – Taman Rekreasi Selecta di Batu, Jawa Timur, telah menemukan cara unik untuk memperkenalkan alat transportasi legenda kepada pengunjungnya. Salah satunya adalah dengan meluncurkan Garden Train yang resmi beroperasi menjelang Idul Fitri pada April 2024. Kereta kebun ini tidak hanya berfungsi sebagai wahana rekreasi, tetapi juga sebagai sarana edukasi mengenai sejarah perkeretaapian di Indonesia.

Kereta api, setelah pesawat terbang, kini menjadi pilihan transportasi yang disukai banyak orang. Keberadaannya dianggap nyaman dan ekonomis, serta bebas dari kemacetan. Sejarah perkeretaapian di Indonesia dimulai pada 17 Juni 1864, saat Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Mr. L.A.J. Baron Sloet van de Beele, melakukan pencangkulan pertama jalur kereta api Semarang-Vorstenlanden di Desa Kemijen. Sejak saat itu, pembangunan jalur kereta api terus berkembang dan menjadi bagian integral dari transportasi di tanah air.

Garden Train Heritage yang diluncurkan di Taman Rekreasi Selecta bertujuan untuk menapak tilas perjalanan sejarah perkeretaapian. Wahana ini membawa pengunjung menyusuri kebun bunga yang indah dan menikmati udara pegunungan yang segar. Dengan mengelilingi hamparan kebun dan melalui goa buatan, pengalaman ini menjadi lebih menarik.

Pemandangan yang ditawarkan di Selecta sangat menakjubkan, membuat tempat ini ideal sebagai lokasi wisata. Bahkan, sejarah mencatat bahwa Presiden Soekarno pernah menghabiskan waktu di sini saat mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Tiket untuk menaiki Garden Train ini sangat terjangkau, hanya Rp10 ribu untuk sekali putaran yang berdurasi tiga menit dengan jarak tempuh 270 meter. Kereta ini dapat dinaiki oleh pengunjung mulai usia empat tahun, dan dilengkapi dengan 24 gerbong yang dikemudikan oleh seorang masinis.

Garde Train yang dikembang Taman Rekreasi Selecta Batu Jawa Timur, mirip dengan Schynige Platte Railway adalah sebuah kereta api pegunungan yang menghubungkan kota Wilderswil, dekat Interlaken, dengan taman bunga alpine yang terkenal di Schynige Platte. Kereta api ini memiliki panjang 7,3 km dan menggunakan sistem roda gigi untuk menaiki ketinggian 1.420 m. Kereta api ini menawarkan berbagai pemandangan alam yang menakjubkan, seperti hutan, padang rumput, dan danau Thun dan Brienz.

Direktur Utama Taman Rekreasi Selecta, Sujud Hariadi, menyatakan bahwa Garden Train adalah wahana yang ramah keluarga, cocok untuk semua usia. Kereta ini berukuran panjang 15 meter dan mampu menampung 24 penumpang. Menariknya, Garden Train ini tidak menggunakan bahan bakar minyak, melainkan mengandalkan listrik DC yang lebih aman, dan merupakan produk dalam negeri dari Sidoarjo.

“ Tidak pakai BBM, tapi mempergunakan listrik DC yang aman seperti mobil. Ini buatan dalam negeri dari Sidoarjo “ ungkap Sujud, Senin ( 15/7/2024 ).

Sejak diluncurkan, Garden Train telah menarik perhatian lebih dari 30 ribu penumpang dalam waktu singkat, dengan rata-rata seribu penumpang setiap hari. Hal ini menunjukkan antusiasme pengunjung, terutama generasi milenial yang mungkin kurang familiar dengan sejarah kereta api. Sujud menekankan pentingnya tidak hanya menikmati wisata, tetapi juga belajar tentang sejarah transportasi legendaris ini.

“ sehari bisa mencapai seribu penumpang. Memang pengunjung senang melihat garden train, selain unik dan mereka terutama kaum milineal kan tidak banyak  mengenal Sejarah kereta api, sehingga tertantang untujk naik. Kami ingin selain menikmati wisata pengunjung bisa belajar tentang Sejarah kereta legenda “ lanjutnya.

Dengan meningkatnya jumlah penumpang, Sujud yakin bahwa wahana ini akan segera mencapai titik impas dalam waktu kurang dari setahun. Garden Train tidak hanya menjadi alat transportasi yang menyenangkan, tetapi juga sarana yang efektif dalam mengenalkan sejarah perkeretaapian kepada masyarakat, menjadikannya pengalaman yang berharga di Taman Rekreasi Selecta Batu. ( Eno ).