Semangat Tak Pernah Padam, Tim SAR Terus Berjuang Selamatkan Santri Ponpes Al Khoziny

022751200_1759171520-1

Sidoarjo | Serulingmedia. com – Tiga hari pascareruntuhan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, asa dan semangat kemanusiaan terus menyala di lokasi bencana.

Di tengah medan berat dan ancaman reruntuhan susulan, para relawan tak pernah menyerah untuk menyelamatkan setiap nyawa.

Koordinator Tim SAR Majlis Tafsir Alquran (MTA) Perwakilan Sidoarjo, Dimas Lanuardi, mengungkapkan bahwa hingga hari ketiga pencarian, Rabu (1/10/2025), masih ada lima korban yang diyakini bertahan hidup di bawah puing.

“Kelima korban ini masih bisa diajak berkomunikasi. Kami terus menyuplai oksigen, makanan, dan minuman agar mereka tetap kuat,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Sejak pagi buta, tim gabungan dari MTA, Basarnas, dan relawan lainnya kembali berjibaku. Kendati kondisi bangunan rapuh dan penuh risiko, langkah-langkah penyelamatan terus diupayakan.

Bahkan, demi menjangkau korban, mereka membuat jalur baru melalui bawah tanah dengan menggunakan bor kecil agar proses evakuasi lebih aman.

Hingga sore, dua korban berhasil dievakuasi: satu di antaranya selamat atas nama Haikal, sementara satu lainnya meninggal dunia. Meski demikian, kobaran tekad para relawan tak surut.

“Disisi lain, tekad kami hanya satu: bagaimana korban yang lain bisa segera diselamatkan,” tegas Dimas.

Selain menurunkan 13 personel, Tim SAR MTA juga menyalurkan 50 paket logistik dan air mineral untuk mendukung para petugas dan relawan di lapangan.

Mereka dikenal memiliki kemampuan khusus penyelamatan setelah mendapat pelatihan Basarnas, mulai dari Collapsed Structure Search and Rescue (CCSR), Confined Space Rescue (CSR), hingga Vehicle Accident Rescue (VAR).

Semangat pantang menyerah inilah yang terus menguatkan semua pihak di lokasi bencana. Basarnas dan tim gabungan menegaskan bahwa perjuangan mereka belum berakhir sebelum seluruh korban ditemukan.

Di balik tumpukan puing dan rasa duka, harapan tetap hidup: bahwa setiap upaya tulus akan membawa cahaya keselamatan bagi mereka yang masih menunggu di bawah reruntuhan.(Agus / Eno).