Selamatan Desa Pendem 2024: Menjaga Tradisi dan Kebersamaan Melalui Wayang Kulit dan Ludruk
Batu | Serulingmedia – Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, merayakan selamatan desa 2024 dengan menggelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk pada Kamis malam ( 18 /7/ 2024. )
Kepala Desa Pendem, Tri Wahyuono Effendi, menjelaskan perayaan selamatan desa tahun ini diadakan lebih sederhana dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Selamatan desa kali ini hanya diisi dengan pagelaran wayang kulit dan pentas kesenian ludruk,” ujar Effendi di kantornya pada Kamis siang (18/7/2024).
Meskipun sederhana, perayaan ini tetap sarat makna dan diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan antarwarga desa.
Pagelaran wayang kulit yang dipusatkan di pendopo Desa Pendem mengambil lakon “Wahyu Kastubo Urip,” dengan dalang Ki Teguh Pribadi dari Landungsari, Malang.
Lakon ini memiliki makna mendalam, yaitu menggambarkan pentingnya sinergi antara perangkat desa dengan rakyatnya, yang terjadi berkat kewibawaan kepala desa yang mampu merangkul seluruh warganya.
“Acara ini merupakan selamatan Desa Pendem 2024, selain sebagai ungkapan syukur atas keberlangsungan kegiatan pemerintahan desa yang aman dan masyarakatnya sejahtera, sekaligus merayakan syukuran dengan tambahan dua tahun masa jabatan kepala desa menjadi delapan tahun,” tambah Effendi.
Selain wayang kulit, perayaan ini juga dimeriahkan dengan pentas kesenian ludruk oleh Ludruk Persada Malang yang akan menggelar lakon “Joko Sambang” di lapangan desa pada Sabtu malam, 27 Juli 2024.
Pertunjukan ludruk ini diharapkan dapat menambah semarak suasana dan memberikan hiburan berkualitas bagi masyarakat Desa Pendem.
Perayaan selamatan desa 2024 ini bukan hanya menjadi momen untuk bersyukur, tetapi juga untuk merawat dan melestarikan budaya tradisional yang menjadi identitas masyarakat Desa Pendem.
Perayaan ini diharapkan dapat terus berlangsung dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat desa, mencerminkan keharmonisan dan kebersamaan yang kokoh.( Eno )






