Polres Batu Periksa Enam Saksi dalam Insiden Jatuhnya Wisatawan dari Wahana 360° Pendulum di Jatim Park 1

IMG-20250418-WA0060

Batu | Serulingmedia.com – Satreskrim Polres Batu tengah melakukan penyelidikan atas insiden jatuhnya seorang wisatawan dari wahana permainan 360° Pendulum di Jatim Park 1. Dalam tahap awal penyelidikan, enam orang saksi telah dimintai keterangan oleh kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Rudi Kusworo, menjelaskan bahwa pihaknya telah memeriksa enam saksi, yaitu korban berinisial RDP, orang tua korban, operator wahana, kapten operator, tim medis, dan pihak manajemen pengelola wisata Jatim Park 1.

“Untuk pengumpulan bahan dan keterangan, kami sudah meminta keterangan enam orang saksi,” ungkap AKP Rudi Kusworo melalui pesan WhatsApp pada Jumat sore (18/4/2025).

Diketahui, korban RDP merupakan pelajar asal Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. RDP datang ke Jatim Park 1 bersama tiga temannya sekitar pukul 09.00 WIB.

Sekitar pukul 14.00 WIB, hujan turun sehingga wahana 360° Pendulum sempat berhenti beroperasi. Setelah hujan reda pukul 15.30 WIB, korban mengantre tiket dan kemudian menaiki wahana pada pukul 16.00 WIB, duduk di kursi nomor 5.

“Sebelum permainan dimulai, sabuk pengaman korban telah dipastikan terkunci oleh operator. Namun sekitar pukul 16.05 WIB, sabuk tersebut tiba-tiba terlepas,” jelas Rudi.

Korban sempat terombang-ambing sambil berpegangan pada pengaman badan, lalu terlempar dari kursi wahana dan jatuh ke bawah. Operator segera menghentikan permainan dari ruang kontrol, dan korban dievakuasi menggunakan tandu ke Klinik Jatim Park 1 untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Korban dalam kondisi sadar, mengalami cedera pada betis kaki kanan yang diduga patah, serta mengeluhkan nyeri di telapak tangan kanan. Ia kemudian dirujuk ke RS Baptis Kota Batu pada pukul 16.20 WIB, dan selanjutnya dirujuk kembali ke RS Persada Husada Kota Malang pukul 20.00 WIB atas permintaan keluarga.

“Menurut keterangan pihak RS Persada Husada Kota Malang, korban mengalami patah dua tulang betis kanan, serta patah tulang jari tengah dan jari manis tangan kanan,” tambah Rudi.

Terkait kemungkinan adanya tersangka, Rudi menyebut bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman.

“Sabar, ini kan masih tahap awal. Untuk hasil masih perlu pendalaman,” pungkasnya. (Eno)