Pilkada Kota Batu 2024: Waktu Emas bagi Wajah Baru

Screenshot_20240702-174235_WhatsApp

 

Batu | Serulingmedia.com -Pilkada Kota Batu tahun 2024 menghadirkan peluang emas bagi wajah baru untuk menduduki kursi Walikota. Tanpa adanya calon incumben, kontestasi politik kali ini menjadi lebih terbuka dan adil bagi semua kandidat. Ini adalah momen bersejarah, di mana semua calon memiliki peluang yang sama untuk memenangkan hati masyarakat Kota Batu.

Ketiadaan incumben di Pilkada 2024 menjadikan persaingan lebih merata. Tanpa adanya calon petahana yang biasanya memiliki keuntungan lebih dari segi pengalaman dan dukungan, para kandidat baru harus bersiap dengan matang, lebih agresif, dan memiliki tim yang kuat untuk memenangkan kompetisi.

Kota Batu kini berada di Titik Nol, di mana semua calon memulai dengan kondisi yang sama tanpa ada dominasi pihak tertentu.

Ketua Pokja Batu, Andrek Prana, dalam wawancara eksklusif dengan Serulingmedia.com, menyatakan bahwa situasi Pilkada 2024 ini berbeda dari lima atau sepuluh tahun yang lalu ketika selalu ada calon incumben yang turut serta.

Andrek melihat ini sebagai kesempatan bagi putra-putri asli Kota Batu untuk menjadi pemimpin di kota kelahirannya.

Ia menekankan pentingnya ikatan emosional dengan tanah kelahiran serta kerabat dan teman dalam membangun Kota Batu.

“Saat ini waktunya orang Batu jadi walikota di kota kelahirannya. Adanya ikatan emosional dengan tanah kelahiran dan kerabat dan teman akan semakin menguatkan kebersamaan dalam membangun kota Batu,” ungkap Andrek.

Ia melanjutkan bahwa sudah saatnya masyarakat Batu mempercayakan putra-putri terbaik kota Batu menjadi pemimpin di kotanya.

Selama ini, Kota Batu belum pernah dipimpin oleh putra-putri daerah. Tiga walikota terdahulu semuanya berasal dari luar kota.

Padahal, rekomendasi dari Pokja peningkatan status Kota Batu dua puluh tujuh tahun lalu menyebutkan bahwa walikota Batu diutamakan putra daerah. Andrek, yang dua kali ikut Pilkada tahun 2002 dan 2007, menyayangkan fakta ini.

Banyak tokoh asli kelahiran Batu yang pantas ikut Pilkada dan menjadi walikota. Andrek menyebut beberapa nama seperti Krisdayanti, Punjul Santoso, Nurohman, Didik Machmud, Heli Suyanto, Abdul Majid, Ludi Tanoto, dan Wiweko Kades Oro-Oro Ombo. Mereka memiliki ketokohan dan pengalaman yang cukup untuk memimpin Kota Batu.

“Pilkada kali ini kesempatan buat orang Batu menjadi pemimpin di kotanya dan mesti berani tampil dan tunjukkan kemampuannya,” tambah Andrek.

Namun, ia juga menyayangkan banyak partai yang tidak berani mencalonkan kadernya sendiri dan malah mencalonkan orang lain. Menurutnya, meskipun siapapun boleh mencalonkan diri, baik dari Batu maupun luar kota, orang Batu lebih memahami kota dan masyarakatnya.

Ketua Pokja menggarisbawahi bahwa ini adalah waktu yang tepat bagi wong mbatu untuk tampil.

Dibutuhkan figur yang berkarakter dan memiliki komitmen kuat agar Kota Batu menjadi lebih baik.

Pilkada 2024 adalah momen penting yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh putra-putri daerah untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam memimpin dan membangun Kota Batu.( Buang Supeno ).