Pertarungan Intelektual Dimulai ! UIN Maliki Catat Sejarah dengan 12 Kandidat Rektor Sekaligus
Malang | Serulingmedia.com — Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, Prof. Dr. M. Zainuddin, M.A., secara resmi membuka gelaran Talk Show Pengenalan Figur Calon Rektor UIN Maliki Periode 2025–2029, Jumat sore (9/5/2025) di aula lantai 5 Gedung Rektorat.
Acara ini menjadi momentum penting bagi sivitas akademika untuk mengenal lebih dekat 12 figur calon rektor yang akan memimpin kampus selama empat tahun ke depan. Dalam forum tersebut, para calon memaparkan gagasan strategis dan visi kepemimpinan mereka, mencakup pengembangan akademik, kelembagaan, kemahasiswaan, integrasi sains dan Islam, serta pembentukan karakter ulul albab.

Rektor Prof. Zainuddin menyebutkan, jumlah 12 calon ini merupakan rekor terbanyak di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia.
“Saya ucapkan selamat kepada 12 calon rektor. Ini luar biasa. Jumlah terbanyak di PTKIN, mencerminkan semangat dan partisipasi yang tinggi. Ini adalah bagian dari demokrasi kampus,” ujarnya dalam sambutan.
Ia berharap proses seleksi berjalan lancar, objektif, dan tanpa intrik yang dapat merugikan lembaga. Ia juga mengingatkan bahwa tugas rektor saat ini jauh lebih berat dibandingkan sebelumnya, terlebih UIN Maliki telah menjadi bagian dari World Class University.
“Kalau hanya ingin melengkapi CV, sebaiknya mundur. Rektor harus punya konsep, kemampuan manajerial, akademik, dan intelektual yang mumpuni, serta mampu menjaga kondusivitas kampus. Penguasaan bahasa asing pun menjadi keharusan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Senat UIN Maliki, Prof. Dr. Mufidah Ch., M.Ag., menjelaskan bahwa talk show kali ini mengusung tema utama “Sukses, Gembira, dan Berkah dalam Pengembangan Kampus.” Talk show ini menjadi pembuka dari rangkaian seleksi calon rektor.
“Proses seleksi ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Senat. Setelah talk show, para calon akan mengisi deskripsi diri pada 20 Mei, lalu pada 21 Mei, 60 anggota Senat akan mengadakan rapat tertutup untuk memberikan pertimbangan kualitatif,” jelasnya.
Seluruh berkas dan hasil penilaian Senat kemudian akan dikirimkan ke Kementerian Agama RI untuk proses uji kompetensi di Jakarta. Uji ini akan dilakukan oleh panitia seleksi (pansel) yang terdiri dari tujuh guru besar senior dan sejumlah pejabat Kementerian Agama.
“UIN Maliki tidak dilibatkan dalam proses uji kompetensi ini. Hasilnya, tiga nama terbaik akan diajukan kepada Menteri Agama, yang kemudian akan menetapkan satu nama untuk dilantik pada akhir Juli 2025,” tambah Prof. Mufidah.

Dalam suasana penuh kebersamaan, dua belas calon rektor juga menandatangani komitmen bersama untuk mendukung proses suksesi rektor secara damai dan bermartabat. Salah satu poin utama dari komitmen tersebut adalah kesiapan untuk menerima hasil akhir proses seleksi secara ikhlas dan mendukung penuh rektor terpilih periode 2025–2029 dalam memimpin UIN Maliki menuju kemajuan bersama.
Berikut 12 nama calon rektor UIN Maliki Malang periode 2025–2029:
Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I
Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag.
Prof. Dr. H. Saifullah, S.H., M.Hum
Prof. Dr. H. Ahmad Barizi, M.A.
Prof. Dr. Hj. Sri Harini, M.Si
Prof. Dr. H. Uril Baharuddin, M.A
Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag.
Prof. Dr. H. Suhartono, S.Si., M.Kom
Prof. Dr. H. Agus Maimun, M.Pd
Prof. Dr. Hj. Ilfi Nurdiana, S.Ag., M.Si
Prof. Dr. H. Mohammad Samsul Ulum, M.A.
Prof. Dr. H. M. Fauzan Zenrif, M.Ag.
Dengan antusiasme tinggi dan komitmen bersama para kandidat, UIN Maliki Malang menunjukkan kesiapannya untuk terus tumbuh menjadi perguruan tinggi Islam unggulan berskala internasional.( Eno).






