Pemkot Batu Bongkar Total Jembatan Surapati Demi Kelancaran Arus Mudik Lebaran
Batu | Serulingmedia.com – Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat membongkar total Jembatan Surapati di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, guna memastikan kelancaran arus lalu lintas menjelang Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah. Pembongkaran dilakukan pada Senin (17/3/2025) sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi jembatan yang dinilai tidak lagi layak.
Kepala Dinas PUPR Kota Batu, Ir. Alfi Nurhidayat, MT, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Eko Setiawan, menjelaskan bahwa Jembatan Surapati merupakan jembatan lama yang dibangun sekitar 20 tahun lalu, saat Batu masih berstatus Kota Administratif (Kotif). Struktur jembatan yang masih menggunakan rolakan peninggalan Belanda dinilai sudah tidak mampu menahan beban berat kendaraan dengan kondisi saat ini.
“Apalagi, setelah hujan dengan intensitas tinggi pada 26 Februari 2025, pelat beton dan abutmen jembatan di ruas Jalan Surapati mengalami kerusakan akibat gerusan air sungai. Tidak adanya struktur penahan yang kuat bahkan menimbulkan lubang besar,” jelas Eko Setiawan melalui sambungan seluler pada Senin siang (17/3/2025).
Ia menambahkan, jika kondisi ini dibiarkan, kendaraan berat yang melintas bisa menyebabkan ambles total dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Mengingat Jalan Surapati merupakan jalur padat yang menghubungkan Kota Batu dengan Pujon kabupaten Malang, perbaikan menjadi prioritas utama.
Sebagai solusi, struktur lama jembatan akan dibongkar total dan diganti dengan block culvert, seperti yang digunakan pada Jembatan Kapru.
Dengan metode ini, proses pengerjaan dapat berlangsung lebih cepat, dengan estimasi maksimal lima hari hingga jembatan dapat kembali digunakan.
“Kami eksekusi mulai hari ini, dan dalam waktu maksimal lima hari jembatan sudah bisa digunakan kembali,” lanjut Eko.
Sementara itu, Dedy Angga Setiawan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR menambahkan bahwa anggaran untuk perbaikan ini mencapai Rp 596.203.000. Dana tersebut dialokasikan dari Belanja Tidak Terduga (BTT) mengingat sifatnya yang mendesak.
“Mengingat urgensinya, kami menggunakan anggaran BTT untuk perbaikan konstruksi dan abutmen jembatan,” jelas Angga, yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Tata Ruang dan Penerangan Jalan Umum.
Dengan langkah cepat ini, Pemkot Batu berharap dapat memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas, terutama menjelang arus mudik Lebaran yang diprediksi meningkat dalam beberapa pekan ke depan. ( Eno).






