UIN Malang dan FK KBIHU Jatim Jalin Kerja Sama, Siapkan Pembimbing Haji Bersertifikat Berkualitas
Malang | Serulingmedia.com – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memperkuat perannya dalam peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji melalui kerja sama dengan Dewan Pengurus Wilayah Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (DPW FK KBIHU) Jawa Timur.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi pembimbing ibadah haji di Gedung Rektorat Lantai 1 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Rabu (22/7/2026).
Kerja sama ini menjadi langkah strategis di tengah meningkatnya kebutuhan pembimbing ibadah haji yang profesional dan tersertifikasi.
UIN Malang dinilai memiliki kapasitas akademik, sumber daya manusia, serta jaringan kelembagaan yang mampu mendukung lahirnya pembimbing haji yang tidak hanya memahami aspek fikih ibadah, tetapi juga kesehatan, psikologi, dan pelayanan kepada jemaah.
Perwakilan DPW FK KBIHU Jawa Timur, Abu Bakar Assegaf, mengatakan kerja sama ini merupakan upaya memperluas kemitraan dengan perguruan tinggi yang memiliki kompetensi dalam bidang penyelenggaraan ibadah haji.
“Kami membutuhkan mitra yang memiliki kapasitas akademik dan sumber daya yang kuat agar pelatihan serta sertifikasi pembimbing haji dapat menjangkau lebih banyak peserta dengan kualitas yang terjamin,” ujarnya.
Setelah menggandeng sejumlah perguruan tinggi keagamaan, kini FK KBIHU memilih UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang telah memiliki nota kesepahaman dengan Kementerian Agama.
Menurutnya, minat mengikuti pelatihan dan sertifikasi pembimbing ibadah haji terus meningkat, bahkan berasal dari berbagai daerah di luar Pulau Jawa. Karena itu, diperlukan lembaga penyelenggara yang memiliki kualitas akademik dan pengalaman yang memadai.
Sementara itu, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., menyambut baik kerja sama tersebut.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen UIN Malang untuk memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia.
“Kami menyambut baik sinergi ini karena sejalan dengan visi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam memperluas jejaring kerja sama sekaligus menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Kami memiliki sumber daya akademik yang siap mendukung peningkatan kompetensi pembimbing ibadah haji,” ujar Prof. Ilfi.
Menurut Prof. Ilfi, UIN Malang memiliki kekuatan yang dapat diintegrasikan dalam program pelatihan tersebut. Mulai dari Fakultas Kedokteran yang telah mengembangkan materi kesehatan haji, Fakultas Psikologi, para dosen lintas disiplin, hingga jejaring rumah sakit mitra yang dapat memperkaya materi pembelajaran bagi calon pembimbing haji.
“Pembimbing haji tidak hanya dituntut memahami tata cara ibadah, tetapi juga harus mampu mendampingi jemaah dari sisi kesehatan, psikologis, hingga pelayanan. Potensi yang dimiliki UIN Malang sangat mendukung lahirnya pembimbing haji yang profesional dan berintegritas,” tambahnya.
Lebih jauh, Prof. Ilfi berharap kerja sama ini tidak berhenti pada pelatihan dan sertifikasi semata. Ia membuka peluang pengembangan program yang lebih luas, termasuk menjadikan Kampus III UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai pusat pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kompetensi pembimbing ibadah haji.
“Kami berharap Kampus III dapat berkembang menjadi pusat pelatihan yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat, sekaligus menjadi pusat pengembangan kompetensi pembimbing ibadah haji di Indonesia,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan DPW FK KBIHU Jawa Timur berharap dapat meningkatkan kualitas pelatihan dan sertifikasi pembimbing ibadah haji, sehingga berdampak langsung pada peningkatan mutu pelayanan kepada jemaah haji Indonesia.( Eno).






