Pemkab Gowa Serahkan Ratusan SK Kepala Sekolah dan Pengawas, Pendidikan Raih Kepuasan Publik 92,5 Persen

1098730_11zon

Gowa | Serulingmedia.com – Pemerintah Kabupaten Gowa resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Penugasan Pengawas dan Kepala Sekolah jenjang TK, SD, dan SMP Tingkat Kabupaten Gowa Tahun 2026. Penyerahan berlangsung di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Senin (2/3/2026).

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menegaskan seluruh kepala sekolah dan pengawas yang menerima SK harus berkomitmen menjalankan visi dan misi pemerintah daerah, khususnya dalam penguatan sektor pendidikan.

“Kami yakin kepala sekolah yang telah diberikan SK adalah mereka yang siap bekerja dan bertanggung jawab menyelesaikan persoalan pendidikan, dari hal terkecil hingga terbesar di sekolah masing-masing, serta siap menghadapi tantangan internal maupun eksternal,” ujarnya.

Ia menyampaikan, capaian sektor pendidikan di Kabupaten Gowa menunjukkan hasil membanggakan.

 

Berdasarkan survei tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah tahun 2025, sektor pendidikan mencatat tingkat kepuasan tertinggi sebesar 92,5 persen.

 

“Ini patut kita syukuri bersama. Artinya pendidikan kita berada di jalur yang baik, namun penguatan kualitas dan pemerataan layanan harus terus dilakukan,” tambahnya.

Penugasan kepala sekolah dan pengawas tersebut mengacu pada regulasi terbaru, yakni Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah serta Surat Edaran Bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan Badan Kepegawaian Negara terkait pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian guru sebagai kepala sekolah dan pengawas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufik Mursad, menjelaskan bahwa pada tahap pertama telah diserahkan SK kepada 65 orang, terdiri dari 8 promosi Kepala TK, 20 promosi Kepala SD, 37 promosi Kepala SMP, 36 mutasi, serta 17 pemberhentian.

“Pada tahap kedua yang diserahkan hari ini berjumlah 238 orang, terdiri dari 5 promosi Kepala TK, 180 promosi Kepala SD, 27 promosi Kepala SMP, 13 promosi pengawas, serta 13 mutasi kepala sekolah,” jelasnya.

Ia menambahkan, ke depan akan dilakukan seleksi lanjutan untuk mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah definitif sebanyak 88 orang, dengan rincian 11 TK, 70 SD, dan 7 SMP.

 

Kekosongan tersebut disebabkan proses validasi data antara sistem KSPSTK dan Dapodik yang masih berlangsung, serta adanya kepala sekolah yang pensiun atau meninggal dunia di luar jadwal seleksi.

Pada kesempatan yang sama, Taufik juga mengungkapkan bahwa pembayaran gaji dan tunjangan guru tahun 2025 telah siap disalurkan.

Penyaluran THR dan Gaji ke-13 sertifikasi serta tambahan penghasilan non-sertifikasi tahun 2024/2025 mencakup 8.434 guru dengan total anggaran sebesar Rp31.226.415.000.( Yah/Eno).