Pemindahan Makam Mantan Walikota Batu Edy Rumpoko: Penghormatan Terakhir di Makam Keluarga
Batu | Serulingmedia.com – Jenazah mantan Walikota Batu, Edy Rumpoko, dipindahkan dari Makam Pahlawan (TMP) Suropati ke makam keluarga di Jalan Sakura, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kota Batu, pada Jumat Legi pukul 01.00 dini hari ( 2/8/ 2024)
Prosesi ini diawali dengan pembacaan doa oleh Dr. Nubani Yusuf dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Batu.
Pemindahan jenazah dilakukan oleh tim Tagana Kota Batu di bawah komando Simon Purwo Ali. Mereka memasuki komplek TMP Suropati dan menuju lokasi makam Edy Rumpoko dalam kondisi gelap gulita.
Prosesi tersebut disaksikan oleh anak almarhum, Ganisa Pratiwi Rumpoko, beserta keluarga dan kerabat dari pagar Makam.
Turut hadir pula perwakilan dari DHC 45, Garnisun, Pabung, Intel Kodim, Intelkam Polres Batu, Polsek Batu, Babinsa, Dinkes Batu, Dinsos Batu, Sabhara, serta masyarakat sekitar TMP.
Suasana tenang dan penuh doa mengiringi proses penggalian makam oleh tim Tagana. Sebelum jenazah dimasukkan ke dalam kantung jenazah, perwakilan masyarakat, Ghaib Sampurna dan Rokhmad, dipersilakan oleh Dr. Nubani untuk melihat kondisi jenazah Edy Rumpoko. Setelah itu, jenazah dibawa oleh tim Tagana menggunakan ambulans ke makam keluarga di Jalan Sakura.
Proses pemindahan ini sempat mengalami hambatan, namun berkat kesadaran pihak keluarga, akhirnya jenazah mantan Walikota Batu tersebut dapat dipindahkan. Kesediaan untuk memindahkan jenazah disampaikan oleh Dewanti Rumpoko, istri almarhum Edy Rumpoko, dalam pertemuan bersama TNI.
“Alhamdulillah, jenazah almarhum Edy Rumpoko sudah dipindahkan dari TMP Suropati. Kami berharap tidak ada lagi yang mempersoalkan. Ingat. Pak Edy pernah berjasa membangun Kota Batu, harus kita hormati,” ungkap Ghaib Sampurna, mewakili masyarakat dan tetangga TMP Suropati.
Pemindahan makam ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan kepada jasa-jasa Edy Rumpoko yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kota Batu. Harapan besar agar kedamaian dan rasa hormat terhadap almarhum dapat terus terjaga, mengingat pengorbanan dan dedikasinya untuk kota yang dicintainya.( Eno )






