LKPP Dorong Konsolidasi Pengadaan di Jawa Timur untuk Tingkatkan Penggunaan Produk Lokal dan UMK

LKPP UIN

Malang I Serulingmedia.com – Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menggelar kolaborasi pengadaan barang dan jasa melalui konsolidasi pengadaan di wilayah Jawa Timur, Rabu (25/9/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) serta produk Usaha Mikro Kecil (UMK) oleh kementerian dan lembaga di wilayah tersebut. Acara ini dihadiri berbagai perwakilan pemerintah dan instansi terkait, dengan semangat yang tinggi untuk menyusun strategi pengadaan yang lebih efektif dan efisien.

Salah satu tokoh penting yang hadir dalam acara ini adalah Direktur Advokasi Pemerintah Pusat, Direktur LKPP, serta para pengelola Satuan Kerja Badan Layanan Umum (BLU) di Jawa Timur. Kegiatan ini menekankan pentingnya kolaborasi antar-kementerian dan lembaga dalam mendukung produk lokal serta mendorong pertumbuhan sektor UMK di Jawa Timur.

Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yang diwakili oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Dr. H. Ahmad Hidayatullah, M.Pd., juga hadir dalam acara ini. Kehadirannya menunjukkan dukungan dari kalangan akademisi terhadap inisiatif ini. Ahmad Hidayatullah menegaskan bahwa dukungan universitas dalam mendorong penggunaan produk lokal sejalan dengan upaya meningkatkan perekonomian nasional.

“UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sangat berbahagia menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan LKPP ini. Ini menjadi kehormatan besar bagi kami yang memiliki layanan BLU. Perguruan tinggi memiliki potensi yang tinggi untuk mensejahterakan masyarakat, namun prinsip BLU bukan hanya profit, melainkan juga untuk meningkatkan layanan prima kepada masyarakat,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa forum ini menjadi kesempatan penting untuk membahas tantangan yang dihadapi satker BLU, baik di lembaga pendidikan tinggi, rumah sakit, maupun satker BLU lainnya, agar bisa tumbuh dan berkembang menuju kemandirian.

Acara ini tidak hanya berfokus pada diskusi umum, tetapi juga mencakup pembahasan mendalam tentang strategi pengadaan barang dan jasa melalui konsolidasi pengadaan. Diskusi interaktif antara peserta dan penyaji menghasilkan berbagai ide dan solusi yang berpotensi memperkuat pelaksanaan pengadaan di tahun-tahun mendatang.

Salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah menyusun rencana aksi konsolidasi pengadaan untuk tahun anggaran 2024 dan 2025. Diharapkan melalui konsolidasi pengadaan ini, kementerian dan lembaga di Jawa Timur dapat lebih terkoordinasi dalam pengelolaan anggaran serta lebih efektif dalam memprioritaskan penggunaan PDN dan produk UMK.

Dengan rencana aksi yang matang, kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengadaan barang dan jasa, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal di Jawa Timur.( Eno ).