Fakultas Saintek UIN Malang Gelar Koordinasi Akhir Persiapan International Conference on Green Technology ke-14
MalangI Serulingmedia.com – Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan rapat koordinasi persiapan akhir untuk International Conference on Green Technology (ICGT) ke-14, Rabu ( 25/9/2024 ).
Acara ini mengangkat tema Emerging Green Technology: A Path Toward Resilient and Sustainable Built Environment. Dalam pertemuan tersebut, seluruh panitia pelaksana diminta untuk melaporkan perkembangan kesiapan dari masing-masing divisi di hadapan Kabiro AAKK, Dr. H. Barnoto, M.Pd.I, serta Dekan Fakultas Saintek, Prof. Dr. Sri Harini, M.Si.
Dalam arahannya, Prof. Sri Harini menegaskan pentingnya menciptakan atmosfer akademik yang mendalam bagi seluruh sivitas akademika melalui kegiatan internasional seperti ICGT. Salah satu langkah yang diambil adalah mengikutsertakan mahasiswa UIN Maliki Malang untuk mengikuti sesi konferensi secara virtual dari kelas masing-masing. “Ini penting bagi mahasiswa, agar mereka memahami bagaimana gagasan disampaikan dalam forum internasional,” ungkap Prof. Harini.
Senada dengan itu, Kabiro AAKK, Dr. Barnoto, juga menyampaikan pentingnya publikasi kegiatan ICGT agar dapat menarik perhatian lebih luas dari seluruh sivitas akademika. Ia menyoroti relevansi konferensi ini dengan visi UIN Maulana Malik Ibrahim sebagai green campus. “Kegiatan ini selaras dengan indikator kinerja utama universitas, yakni menjaga kelestarian alam serta menjadi universitas Islam yang unggul bereputasi internasional,” jelasnya.
Ketua pelaksana ICGT 2024, Dr. Agus Subaqin, MT, menyampaikan arahan dari pimpinan sangat membantu dalam memaksimalkan persiapan acara. Menurutnya, antusiasme peserta sangat tinggi, dengan lebih dari 150 artikel yang telah diterima dari berbagai peneliti. “Kami juga menghadirkan pembicara utama dari Thailand, Malaysia, Jerman, dan beberapa negara lainnya,” kata Dr. Agus.
Konferensi yang akan diselenggarakan pada 1-2 Oktober 2024 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang bertukar gagasan terkait teknologi hijau, namun juga sebagai langkah nyata mendukung tercapainya visi universitas sebagai kampus berwawasan lingkungan dan bereputasi internasional. ( Eno ).






