KPK Bedah Risiko Korupsi di Jeneponto, Bupati Paris Yasir Tegaskan Komitmen Bersih-Bersih Tata Kelola
Jeneponto | Serulingmedia.com-Pemerintah Kabupaten Jeneponto memperkuat langkah pencegahan korupsi melalui rapat koordinasi dan pendalaman risiko bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Senin (27/4/2026), di ruang rapat Bupati Jeneponto.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, SE., MM, Kasatgas 4.2 Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK RI Tribudi Rochmanto beserta tim, Asisten I Setda Jeneponto Mustakbirin, SH., MH, serta para kepala OPD dan undangan lainnya.
Dalam siaran pers Humas Kominfo Jeneponto yang diterima Selasa (28/4/2026), Tribudi Rochmanto menegaskan bahwa pencegahan korupsi harus dimulai dari komitmen kuat pimpinan daerah yang dijalankan secara konsisten oleh seluruh jajaran.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Jeneponto memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan transparansi, serta menutup celah-celah yang berpotensi menimbulkan praktik korupsi,” ujarnya.
Ia juga memaparkan materi terkait identifikasi dan mitigasi risiko korupsi, terutama pada sektor-sektor rawan seperti pengadaan barang dan jasa, perencanaan anggaran, serta pelayanan publik.
Sementara itu, Bupati Jeneponto H. Paris Yasir menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan KPK dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperbaiki sistem, meningkatkan integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Rapat koordinasi tersebut juga diisi dengan sesi diskusi mendalam antara tim KPK dan peserta, guna mengidentifikasi potensi risiko korupsi di masing-masing perangkat daerah sekaligus merumuskan langkah strategis pencegahannya.
Melalui forum ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara Pemkab Jeneponto dan KPK RI dalam mendorong terciptanya pemerintahan yang transparan, bersih, dan berintegritas.( Eno).






