Jeneponto Perkuat Pengendalian Inflasi dan Matangkan Persiapan Idul Adha 1447 H

IMG-20260511-WA0035

Jeneponto | Serulingmedia.com – Pemerintah Kabupaten Jeneponto mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (11/05/2026).

 

Rakor tersebut digelar sebagai langkah memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

 

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto itu dihadiri langsung oleh Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, Pj Sekretaris Daerah Dr. Aspa Muji, Asisten I Mustakbirin, Kepala Bappeda Dr. H. Alfian Afandy Syam, serta sejumlah kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Jeneponto.

Rakor diawali sambutan Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus yang menegaskan pentingnya pendidikan antikorupsi sebagai fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang transparan, bersih, dan berintegritas.

Menurutnya, pemberantasan korupsi tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga harus diperkuat melalui pendidikan karakter dan budaya antikorupsi sejak dini di lingkungan masyarakat maupun pendidikan.

Selanjutnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu’ti memaparkan pentingnya penguatan pendidikan karakter, integritas, serta nilai kejujuran dalam dunia pendidikan guna membentuk generasi yang berakhlak dan memiliki daya saing tinggi.

Selain isu tata kelola pemerintahan, rakor juga membahas strategi pengendalian inflasi daerah melalui penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi nasional.

 

Usai mengikuti rakor, Pemerintah Kabupaten Jeneponto langsung melanjutkan agenda rapat persiapan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha yang dipimpin langsung oleh Bupati Jeneponto di Ruang Rapat Bupati.

Rapat tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah, kepala OPD, serta tamu undangan lainnya guna memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan Idul Adha berjalan aman, tertib, lancar, dan khidmat.

Dalam arahannya, H. Paris Yasir menegaskan bahwa momentum Idul Adha bukan sekadar kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian sosial kepada masyarakat.

“Momentum Idul Adha bukan hanya kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga menjadi wujud kebersamaan dan kepedulian sosial kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Pj Sekda Jeneponto Dr. Aspa Muji memaparkan bahwa pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 H direncanakan dipusatkan pada 27 Mei 2026 di Stadion Mini Turatea.

 

Sejumlah aspek teknis menjadi perhatian, mulai dari kesiapan lokasi salat, pengaturan parkir, kebersihan, pengamanan, hingga koordinasi lintas OPD.

 

Tak hanya itu, rapat juga membahas kesiapan pelaksanaan qurban, termasuk pendataan hewan qurban, kesiapan lokasi penyembelihan, mekanisme distribusi daging qurban kepada masyarakat, hingga pengawasan kesehatan hewan agar seluruh proses berjalan sesuai syariat dan ketentuan yang berlaku.

 

Rangkaian rapat ditutup dengan sesi diskusi bersama sebagai langkah menyempurnakan seluruh persiapan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, serta memastikan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah berlangsung sukses dan kondusif. ( Yah/Eno).