Ketua GRIB Kota Batu Suliono  Desak Kejari Tuntaskan Skandal Pasar Among Tani

1255927_11zon

Batu | Serulingmedia.com – Ketegangan seputar dugaan korupsi pengelolaan kios di Pasar Induk Among Tani kembali memanas.

 

Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (DPC GRIB) Kota Batu secara resmi mengeluarkan pernyataan sikap yang menggelegar, mendukung penuh langkah Kejaksaan Negeri Batu dalam membongkar tuntas dugaan praktik jual beli kios yang dinilai merugikan pedagang dan masyarakat.

 

Ketua DPC GRIB Kota Batu, Suliono, SH., M.Kn, menegaskan dukungan organisasinya terhadap upaya Kejari Batu yang telah memeriksa sejumlah pihak, termasuk lima Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Batu, sebagai bagian dari penyelidikan awal.

 

Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengungkap dugaan penyimpangan dalam pengelolaan pasar yang selama ini menjadi denyut nadi ekonomi rakyat.

“Kami menilai penegakan hukum harus dilakukan tegas, profesional, dan tanpa tebang pilih,” tegas Suliono dalam pernyataan resminya, Selasa ( 7/4/2026).

GRIB Kota Batu menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses hukum agar keadilan bisa dirasakan masyarakat, terutama para pedagang yang menggantungkan hidup di Pasar Among Tani.

 

Menurut Suliono, dugaan penyimpangan dalam pengelolaan pasar rakyat tidak boleh dibiarkan karena berdampak langsung pada stabilitas ekonomi masyarakat luas.

Dalam pernyataannya, GRIB Kota Batu menyampaikan tiga poin sikap tegas:

  1. Mendorong Kejari Batu untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi kios hingga terang benderang.
  2. Mengajak seluruh masyarakat ikut mengawal proses hukum sembari menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
  3. Menolak keras praktik korupsi dalam bentuk apa pun, terutama yang merugikan sektor perdagangan tradisional.

” Ini adalah komitmen kami untuk mendukung penegakan hukum dan mewujudkan pemerintahan yang bersih di Kota Batu,” tegas Suliono.

 

Pernyataan keras dari GRIB Kota Batu ini menambah tekanan publik terhadap pengungkapan skandal Pasar Among Tani yang hingga kini masih bergulir di meja penyidik Kejari Batu.

 

Pemeriksaan lanjutan diperkirakan akan terus berlangsung hingga kasus tersebut menemukan titik terang.( Eno).