HUT ke-62 Golkar, Didik Makhmud Targetkan Kursi Dewan Batu Bertambah pada Pemilu 2029

2226249_11zon

Batu | Serulingmedia.com – DPD Partai Golkar Kota Batu menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD pada Pemilu 2029.

Konsolidasi organisasi, penguatan soliditas kader, serta penjaringan calon legislatif sejak dini menjadi strategi untuk memperbesar kekuatan partai di Kota Batu.

Target tersebut disampaikan Ketua DPD

Partai Golkar Kota Batu, Drs. Didik Makhmud, MM, dalam acara tasyakuran dan doa bersama memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar yang dirangkai dengan konsolidasi organisasi di Gedung DPD Golkar Kota Batu, Sabtu (24/10/2026).

Didik mengatakan, Golkar saat ini memiliki empat kursi DPRD Kota Batu yang tersebar di empat daerah pemilihan (dapil). Capaian tersebut menjadi modal untuk memperkuat posisi partai sekaligus mengejar tambahan kursi pada pemilu mendatang.

“Dengan memiliki empat kursi dewan dari empat dapil, tentunya kita menginginkan pada 2029 ada peningkatan. Kekurangan pada pemilu sebelumnya harus menjadi lecutan bagi kita untuk bekerja lebih keras,” ujarnya.

Menurut Didik, soliditas menjadi modal utama untuk mencapai target tersebut. Seluruh pengurus dan kader diminta menjaga persatuan serta menyelesaikan setiap persoalan melalui mekanisme internal partai.

Ia mengingatkan, konflik internal yang dibiarkan meluas ke ruang publik dapat merusak citra partai dan mengganggu konsolidasi organisasi.

“Harus solid dan bersatu. Setiap permasalahan harus diselesaikan di internal partai, tidak boleh sampai keluar partai,” tegasnya.

Penjaringan Caleg Dimulai Sejak Dini

Selain memperkuat organisasi, Golkar Kota Batu mulai mempersiapkan kebutuhan calon anggota legislatif untuk Pemilu 2029. Didik meminta seluruh kader dan organisasi di bawah naungan partai mulai memetakan figur potensial yang akan diusung di setiap dapil.

Menurutnya, kesiapan partai tidak cukup hanya ditopang oleh struktur organisasi dan perolehan suara. Partai juga harus memiliki calon legislatif yang mampu bersaing dan memenuhi ketentuan pencalonan.

Ia menyebut kebutuhan calon di sejumlah wilayah masih harus dipersiapkan, termasuk keterwakilan perempuan sebesar 30 persen dalam pencalonan legislatif.

“Kita tidak perlu minder. Mari tunjukkan bahwa partai kita siap meraih hasil semaksimal mungkin. Jauh-jauh hari seluruh kader harus mulai mencari dan memetakan calon yang akan diusung,” katanya.

Didik juga mengingatkan kader agar mencermati perkembangan regulasi pemilu. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, pemilu tetap direncanakan berlangsung pada 2029 dengan sistem proporsional terbuka.

Ia turut menyinggung ketentuan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sebesar lima persen yang disebutnya menjadi tantangan bagi partai politik untuk meningkatkan perolehan suara.


Namun, ketentuan tersebut masih perlu dicermati berdasarkan regulasi pemilu yang berlaku, termasuk penerapannya pada pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota.

Dorong Kontribusi kepada Masyarakat

Di sisi lain, Didik mengapresiasi kontribusi anggota Fraksi Golkar di DPRD Kota Batu dalam mengawal berbagai kegiatan dan aspirasi masyarakat melalui agenda kedewanan, termasuk reses dan penyampaian pandangan umum.

Ia mengakui, pelaksanaan sejumlah program aspirasi atau pokok-pokok pikiran (pokir) menghadapi tantangan akibat pengurangan anggaran Pemerintah Kota Batu dan ketentuan administrasi yang harus dipenuhi.

Menurutnya, setiap usulan pokir harus berdasarkan hasil reses, dilengkapi proposal, serta disampaikan sesuai tenggat waktu yang ditetapkan. Karena itu, seluruh kader dan anggota fraksi diminta memahami mekanisme penganggaran agar usulan masyarakat dapat diproses sesuai aturan.

“Semua mekanisme harus kita ikuti. Tidak bisa membuat aturan sendiri,” ujarnya.

Didik menegaskan, keberadaan partai harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, konsolidasi politik perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap warga yang membutuhkan.

Santunan Yatim dan Ziarah Tokoh Golkar

Peringatan HUT ke-62 Partai Golkar di Kota Batu juga diwarnai pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ungkapan syukur atas perjalanan dan kontribusi partai di tengah masyarakat.
Selain tasyakuran dan doa bersama,

rangkaian peringatan juga mencakup ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) serta makam sejumlah mantan wali kota dan tokoh Golkar Kota Batu.

Sejumlah tokoh yang diziarahi antara lain mantan Wali Kota Batu Imam Kabul dan Eddy Rumpoko, serta Suhadi dan Mashuri.

Didik menyampaikan bahwa upaya membesarkan partai tidak hanya dilakukan melalui kerja organisasi dan strategi politik, tetapi juga melalui ikhtiar spiritual, doa, dan kegiatan keagamaan.

Ia berharap peringatan HUT ke-62 menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memantapkan langkah Golkar Kota Batu menghadapi Pemilu 2029.

Dengan konsolidasi yang berkelanjutan dan persiapan calon legislatif sejak dini, Golkar Kota Batu berharap dapat meningkatkan perolehan kursi DPRD sekaligus memperluas kontribusinya bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.( Eno)