Delegasi UIN Malang Raih Juara 2 Nasional Debat Hukum Untag Law Fair 2025

Screenshot_2025-12-12-06-04-45-447_com.miui.gallery-edit

Malang | Serulingmedia.com – Delegasi Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN) Malang kembali menorehkan prestasi nasional. Tim debat Tan Malaka berhasil meraih Juara 2 Kompetisi Debat Hukum Untag Law Fair 2025 yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, Sabtu (6/12/2025).

Kompetisi bergengsi yang diikuti mahasiswa PTKIN dan PTS dari berbagai daerah tersebut berlangsung secara luring di Gedung Fakultas Hukum Untag Semarang.

Tim delegasi UIN Malang terdiri dari tiga mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara (HTN): Muhammad Kamalul Mustofa, Wahyu Adi Nugroho, dan Nur Rahmawati Wahid. Ketiganya merupakan bagian dari Law Debate Community (LADEC) UIN Malang.

Duel Argumentasi Tajam, Tema Demokrasi Konstitusional Jadi Sorotan

Kompetisi terbagi dalam dua tahap, yakni pengumpulan video esai sebagai penilaian awal, lalu delapan tim terbaik melaju ke final untuk beradu argumen secara langsung. Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Peran Mahkamah Konstitusi dalam Memperkuat Demokrasi Konstitusional di Indonesia.”

Kamal menjelaskan bahwa mosi yang diperdebatkan bersifat ius constituendum, yakni hukum yang dicita-citakan untuk memperkuat peran MK dalam menjaga demokrasi.

“Salah satu mosi final adalah tentang pemberian ruang bagi akademisi melalui panel ahli dalam penyusunan putusan MK. Kami sebagai tim kontra berargumentasi bahwa mekanisme itu sebenarnya sudah terakomodasi dan tidak mendesak dibentuk panel ahli baru,” jelas Kamal.

Waktu Persiapan Minim, Semangat Tetap Maksimal

Wahyu menuturkan, waktu riset yang dimiliki tim sangat terbatas.
“Kami hanya punya waktu satu jam untuk riset setelah diumumkan masuk final, usai mengalahkan delegasi UGM. Meski belum juara pertama, kami tetap bersyukur,” ujarnya.

Sementara itu, Nur Rahmawati menegaskan pentingnya konsistensi dalam berkompetisi.
“Gagal itu biasa, yang penting terus mencoba. Keberhasilan bisa datang di percobaan selanjutnya,” katanya.

Dukungan Pembina dan Fakultas, Prestasi yang Mengharumkan Almamater

Pembina debat, Aditya Prastian, M.H., mengapresiasi perjuangan tim yang telah berlatih intensif selama dua minggu.
“Saya menyaksikan langsung bagaimana mereka berani berargumen melawan peserta dari kampus-kampus besar. Ini pencapaian luar biasa,” ungkapnya.

Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Umi Sumbulah, M.Ag., turut menyampaikan kebanggaan.


“Selamat kepada mahasiswa kami. Semoga prestasi ini memacu motivasi mahasiswa lain untuk terus berkarya di bidang hukum, debat, dan karya ilmiah,” ujarnya.

Wakil Dekan III, Dr. H. Miftahul Huda, S.H.I., M.H., menegaskan bahwa capaian ini memperkuat reputasi fakultas.
“Prestasi ini mengukuhkan kemampuan akademik mahasiswa dan memperluas jejaring nasional. Semoga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain,” tegasnya.

Prestasi Juara 2 Nasional ini sekaligus memperkuat kiprah Fakultas Syariah UIN Malang dalam membangun generasi muda yang hebat, melesat, unggul, dan impactful.( Eno).