Batu Street Food Festival: Inovasi Kuliner yang Menggoyang Lidah Wisatawan

Batu Street Food Festival ke7.jpeg4

Batu I Serulingmedia.com –  PJ. Walikota Batu, Aries Agung Paewai, membuka secara resmi Batu Street Food Festival (BSFF) ke-7 yang dipusatkan di halaman kantor Balaikota Amongtani Kota Batu, Jumat sore ( 2 /8/ 2024 ).

Dalam sambutannya, Aries menegaskan bahwa BSFF merupakan ajang promosi wisata hasil kolaborasi antara Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dengan Pemerintah Kota Batu. Acara ini bertujuan untuk menarik perhatian masyarakat dan wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara yang sedang berada di Batu.

BSFF memperkenalkan produk kuliner dari hotel, restoran, dan kafe yang ada di Batu, termasuk inovasi yang mereka lakukan. Walaupun harga yang ditawarkan selama acara ini lebih murah dibandingkan harga jual konvensional di tempat asalnya, Aries menyebutkan bahwa hal ini merupakan bagian dari upaya promosi.

“Di event BSFF ini lebih murah, karena ini merupakan ajang promosi memperkenalkan tidak hanya obyek wisata alam dan buatan tetapi ada kuliner yang enak di masing-masing hotel, resto, dan cafe di Batu. Oleh karena itu kita berharap event ini terus dikembangkan dan ditingkatkan sehingga bisa dikenal masyarakat secara umum,” ujar Aries.

Batu Street Food Festival dianggap sebagai salah satu langkah strategis dalam mempromosikan wisata di Kota Batu. Dampak dari kegiatan ini mampu mendongkrak jumlah wisatawan yang berkunjung ke kota Batu. Hingga semester pertama tahun 2024, laporan dari Dinas Pariwisata Batu dan Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah wisatawan yang masuk ke kota Batu mencapai 4,9 juta orang. Target jumlah wisatawan yang ingin dicapai pada tahun 2024 adalah sebanyak 12 juta orang, mengingat pada tahun 2023 jumlah wisatawan mencapai 10 juta orang.

Ketua PHRI Batu, Sujud Hariadi, mengungkapkan bahwa BSFF ke-7 ini digagas dan dilaksanakan oleh para pengelola hotel, restoran, dan kafe di kota Batu guna memperkenalkan sajian yang ada di tempat mereka.

“Alhamdulillah sudah berjalan yang ke-7 kalinya berkat dukungan dan kolaborasi dengan Pemkot melalui dinas pariwisata. Kendati secara finansial ini proyek rugi dari pendapatan, namun kami bangga bisa menyajikan event ini sebagai langkah mempromosikan aktivitas kegiatan hotel, resto, dan cafe yang ada di kota Batu. Mengingat kuliner bagian tidak terpisahkan dengan obyek wisata,” tandas Sujud.

Sujud berharap bahwa dengan penyelenggaraan BSFF, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu akan meningkat, selain menikmati wisata alam, wisata buatan, dan sajian kuliner yang ada di hotel, resto, dan kafe di Batu.

Sementara itu, Santi Yunita selaku panitia BSFF yang juga General Manager Batu Suki menjelaskan tema BSFF ke-7, “Wonderful,” dengan tagline “Kenali Kota Batu melalui Imajinasimu.” BSFF tahun ini diikuti oleh 64 tenant yang terdiri dari hotel, resto, kafe, serta SMK Satu Batu dan lainnya.

“Kita berusaha mengenalkan kota Batu tidak hanya dari kuliner saja, tetapi di Batu memiliki keragaman destinasi. Oleh karena itu, tahun ini sengaja kita memberikan wonderful Batu. Tahun ini UMKM yang kita libatkan yang sudah berbentuk makanan jadi kemasan, sehingga kita samakan dengan hotel, resto, dan cafe,” jelas Santi.

Batu Street Food Festival berlangsung hingga Minggu, 4 Agustus 2024. Pada ajang pembukaan, acara ini menampilkan live cooking bersama Master Chef Nasional Una, diikuti oleh PJ. Walikota Batu, Kapolres Batu, dan Komandan Kodim 0818 Malang di atas panggung.

Hadir dalam pembukaan BSSF ke-7, PJ. Walikota Batu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Kapolres Batu, Dandim 0818, Forkopimda Batu, Sekretaris Daerah, Kasi Datun Kejari Kota Batu, Ketua PHRI Kota Batu serta Ketua Panitia BSFF. (Eno)