Madiun I Serulingmedia.com – All Out di Weekend Asyik Magetan, KAI Daop 7 Madiun Tebar Diskon Tiket 30% dan Edukasi Keselamatan Anak. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun tampil maksimal dalam gelaran “Weekend Asyik” di Tamris Park Maospati, Magetan, Minggu (15/2/2026), dengan menghadirkan promo menarik sekaligus rangkaian kegiatan edukatif ramah keluarga.
Dalam event tersebut, KAI menawarkan diskon tiket 30% yang dapat langsung dimanfaatkan pengunjung untuk keberangkatan 14–29 Maret 2026, khusus berlaku selama kegiatan berlangsung. Promo ini menjadi daya tarik utama sekaligus kesempatan bagi masyarakat Magetan, Madiun, dan sekitarnya untuk merencanakan perjalanan yang lebih hemat, nyaman, dan tepat waktu.
Tak hanya fokus pada promo, KAI juga hadir sebagai sponsor utama lomba mewarnai yang diikuti sekitar 750 peserta anak TK hingga SD kelas 1–6 beserta orang tua pendamping. Melalui kegiatan ini, KAI ingin menanamkan nilai kebersamaan keluarga sekaligus mendekatkan dunia perkeretaapian kepada anak-anak sejak usia dini.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa keikutsertaan KAI dalam Weekend Asyik merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Kami tidak hanya membawa promo menarik, tetapi juga semangat edukasi dan keselamatan. KAI ingin hadir sebagai sahabat perjalanan keluarga, sekaligus mitra edukasi bagi anak-anak sejak dini,” ujar Tohari.
Di booth KAI, pengunjung juga dapat mengakses berbagai layanan, seperti pendaftaran tarif reduksi, mini games berhadiah suvenir eksklusif, serta informasi layanan terbaru KAI. Antusiasme pengunjung terlihat tinggi sejak pagi hingga acara berakhir.
Kegiatan ini turut dihadiri Deputy Vice President Daop 7 Madiun Mohammad Kahfi, Manager Humas Tohari, Manager Angkutan Penumpang Asih Purwati, beserta jajaran. Acara semakin semarak dengan kehadiran pelukis difabel asal Madiun, Agus Yusuf, yang memberikan inspirasi melalui karya-karyanya kepada para peserta.
Di sela-sela kegiatan, KAI juga menggelar sosialisasi keselamatan perkeretaapian, khususnya di perlintasan sebidang, dengan jargon BERTEMAN—akronim dari Berhenti, Tengok kiri-kanan, Aman berjalan. Edukasi ini dikemas secara ringan dan menyenangkan agar mudah dipahami anak-anak dan orang tua.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya pulang membawa hadiah, tetapi juga membawa pesan keselamatan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Tohari.
Pada kesempatan yang sama, Tohari memaparkan data mobilitas penumpang selama libur panjang Tahun Baru Imlek 13–17 Februari 2026. Untuk keberangkatan dari Stasiun Madiun tercatat 28.756 penumpang, sementara jumlah kedatangan mencapai 31.494 penumpang. Tingginya angka tersebut menunjukkan wilayah Daop 7 Madiun tetap menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan libur panjang Imlek.( HR/Eno)