Presiden Prabowo Tunjuk Leonard Eben Ezer Simanjuntak Jadi Jampidum, Aktivis Antikorupsi Titip Harapan Penegakan Hukum Berintegritas

1758532_11zon

Makassar | Serulingmedia.com – Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan penyegaran di jajaran pimpinan tinggi Kejaksaan Agung melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 87/TPA Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kejaksaan Agung.

 

Salah satu keputusan penting dalam Keppres tersebut adalah pengangkatan Dr. Leonard Eben Ezer Simanjuntak, S.H., M.H. sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

 

Penunjukan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah memperkuat kelembagaan Kejaksaan dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan.

Leonard Eben Ezer Simanjuntak bukan nama baru di Korps Adhyaksa. Sepanjang kariernya, ia telah menduduki sejumlah posisi strategis, mulai dari Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Staf Ahli Jaksa Agung Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Kerja Sama Internasional, hingga Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI.

Pengangkatan Leonard sebagai Jampidum mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.

 

Aktivis antikorupsi sekaligus Koordinator Badan Pekerja Komite Masyarakat Anti Korupsi (KMAK) Sulselbar dan Koordinator Forum Komunikasi Lintas (FoKaL) NGO Sulawesi, Djusman AR, menyampaikan ucapan selamat serta harapan agar kepemimpinan baru di bidang tindak pidana umum mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

 

“Selamat kepada Dr. Leonard Eben Ezer Simanjuntak, S.H., M.H. atas amanah dan kepercayaan yang diberikan sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum. Semoga senantiasa mendapatkan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa, diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Djusman.

 

Ia berharap Jampidum yang baru dapat mengedepankan integritas, profesionalisme, dan keberanian dalam menangani berbagai perkara pidana umum secara adil dan transparan.

“Semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan komitmen dalam mewujudkan penegakan hukum yang bersih serta berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tutupnya.

Pengangkatan Leonard Eben Ezer Simanjuntak sebagai Jampidum diharapkan semakin memperkuat peran Kejaksaan Agung dalam memberikan kepastian hukum, menjaga supremasi hukum, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan pidana di Indonesia. ( Yah/Eno).