Dandim Jeneponto: Pancasila Benteng Bangsa di Tengah Gempuran Era Digital

UPACARA_11zon

Jeneponto | Serulingmedia.com – Semangat nasionalisme dan komitmen menjaga persatuan bangsa kembali ditegaskan dalam Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar Kodim 1425/Jeneponto di halaman Makodim 1425/Jeneponto, Jalan Lanto Dg Pasewang, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Senin (1/6/2026).

 

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia”, upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh prajurit TNI, PNS TNI, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di lingkungan Kodim 1425/Jeneponto.

 

Komandan Kodim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, hingga penutupan tanda kebesaran.

 

Dalam amanatnya, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila tidak boleh dimaknai hanya sebagai agenda seremonial tahunan. Menurutnya, peringatan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran seluruh elemen bangsa tentang pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman.

 

“Pancasila telah terbukti menjadi perekat bangsa yang mampu menyatukan berbagai suku, agama, budaya, dan golongan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

 

Ia menilai tantangan kehidupan berbangsa saat ini semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi. Arus informasi yang tidak terbendung, kata dia, menuntut masyarakat untuk memiliki kemampuan menyaring berbagai informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan.

 

“Nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman dalam menyikapi perkembangan zaman. Masyarakat perlu bijak menggunakan media sosial, menjaga kerukunan, dan menolak segala bentuk provokasi yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

 

Dandim juga mengajak seluruh prajurit, aparatur sipil negara, dan masyarakat untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, semangat gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama.

 

Menurutnya, pengamalan Pancasila tidak cukup berhenti pada tataran konsep, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat dan memperkuat ketahanan nasional.

 

Lebih lanjut, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menekankan pentingnya menjaga semangat nasionalisme dan cinta tanah air sebagai modal utama menghadapi dinamika global yang terus berkembang. Dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila, Indonesia diyakini mampu menghadapi berbagai tantangan sekaligus berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dunia.

 

“Masa depan Indonesia bergantung pada kemampuan seluruh anak bangsa dalam menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila secara konsisten,” katanya.

 

Ia berharap semangat Hari Lahir Pancasila terus hidup dalam setiap pengabdian masyarakat, bangsa, dan negara guna mewujudkan Indonesia yang maju, damai, serta berkeadilan.

 

Upacara yang berlangsung penuh khidmat tersebut menjadi refleksi bersama bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga sumber inspirasi dalam membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang harmonis.

 

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Kodim 1425/Jeneponto kembali menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia sekaligus memperkuat semangat persatuan di tengah masyarakat.( Yah/Eno)