UKM Al-Irfan UIN Malang Sabet Juara 3 Festival Al-Banjari Nasional, Tegaskan Eksistensi Seni Religi di Kampus

sr-juara-3-1-1536x1212

Malang | Serulingmedia.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Religius Grup Al-Irfan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menorehkan prestasi di kancah nasional dengan meraih Juara 3 Festival Al-Banjari se-Nasional dalam ajang URU Competition yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Surabaya pada Maret 2026.

 

Capaian tersebut tidak sekadar menjadi prestasi kompetitif, melainkan juga mencerminkan posisi strategis seni religi dalam memperkuat identitas mahasiswa di tengah dinamika kehidupan kampus modern.

 

Di tengah arus globalisasi yang kian menggeser praktik budaya berbasis nilai, keberhasilan Al-Irfan menjadi bukti bahwa tradisi sholawat Al-Banjari tetap memiliki daya hidup sekaligus daya saing.

 

Melalui persiapan terstruktur dan latihan yang konsisten, tim Al-Irfan mampu menghadirkan penampilan yang tidak hanya kuat secara estetika, tetapi juga sarat nilai spiritual.

 

Kompetisi yang diikuti berbagai perguruan tinggi di Indonesia ini menuntut kualitas musikalitas tinggi, kekompakan tim, serta penghayatan nilai religi yang mendalam—unsur yang berhasil ditampilkan secara optimal oleh tim.

 

Ketua Pusat Kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Romy Faslah, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

 

Ia menilai prestasi UKM Al-Irfan menjadi bukti nyata bahwa pembinaan kemahasiswaan berbasis minat dan bakat mampu melahirkan generasi yang unggul dan berkarakter.

 

“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa UIN Malang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu berkompetisi di bidang seni dengan tetap membawa nilai-nilai keislaman. Ini adalah wujud integrasi antara intelektualitas, kreativitas, dan spiritualitas,” ujarnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa pihak kampus akan terus mendorong penguatan ekosistem kemahasiswaan yang suportif dan berkelanjutan, agar potensi mahasiswa dapat berkembang secara optimal di berbagai bidang.

“Keberhasilan ini kami harapkan menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengasah kemampuan diri, berani tampil, dan membawa nama baik institusi di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

 

Lebih jauh, keberhasilan ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem kemahasiswaan berbasis minat dan bakat di lingkungan kampus.

 

Prestasi di bidang seni religi dinilai tidak hanya memperluas ruang ekspresi mahasiswa, tetapi juga turut mengangkat citra institusi di tingkat nasional.

 

Sejalan dengan itu, perguruan tinggi terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif dalam mengembangkan soft skills dan karakter.

 

Capaian UKM Al-Irfan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri serta memperkuat peran kampus sebagai ruang integratif antara ilmu, seni, dan nilai.( Eno)