Keterlibatan Siswa dalam HPSN 2026 Menumbuhkan Kepedulian Lingkungan Lewat Lomba Pungut Sampah
Batu | Serulingmedia.com — Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 di Kota Batu tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga wahana edukasi lingkungan bagi generasi muda. Melalui lomba pungut sampah berbasis pemilahan dan penimbangan, ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan dilibatkan secara aktif untuk menumbuhkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan sejak dini.
Mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah)”, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu menggelar kegiatan Greenation Goes to Pasar Induk Among Tani yang dipusatkan di Pasar Induk Among Tani, Jumat (13/2/2026) pagi.
Kegiatan ini melibatkan ribuan peserta dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI–Polri, serta siswa-siswi jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK sederajat.

Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto mengapresiasi tingginya partisipasi pelajar dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba pungut sampah yang dikemas secara edukatif mampu menjadi sarana pembentukan karakter. “Anak-anak inilah generasi penerus. Ketika sejak sekarang mereka dibiasakan memilah sampah, bekerja sama, dan peduli lingkungan, maka ke depan Kota Batu akan memiliki warga yang berkarakter dan bertanggung jawab terhadap alam,” ujarnya.
Khusus bagi pelajar, kegiatan HPSN 2026 dikemas dalam bentuk lomba pungut sampah berbasis pemilahan dan penimbangan. Para siswa melaksanakan aksinya di area pasar pagi, pasar sayur, hingga kawasan sekitar parkir pasar dengan pendampingan Pramuka Saka Kalpataru Kota Batu. Mereka dibekali peralatan pendukung serta kantong sampah tiga warna untuk memilah sampah organik, anorganik, dan residu.
Kepala DLH Kota Batu, Dian Fachrani, menjelaskan bahwa lomba ini tidak semata-mata mengejar jumlah sampah yang terkumpul, melainkan menekankan proses edukasi, kerja sama tim, dan kesadaran ekologis. Setelah dipilah, seluruh sampah ditimbang sebagai bagian dari penilaian. Panitia juga menyiapkan reward sederhana bagi tim yang mampu memilah sampah dengan baik dan mengikuti seluruh rangkaian edukasi secara tertib.
“Hasil lomba ini menunjukkan antusiasme luar biasa dari para pelajar. Lebih dari itu, angka-angka yang dihasilkan menjadi cerminan proses pembelajaran sosial dan ekologis yang sedang tumbuh,” jelas Dian.
Adapun hasil lomba pungut sampah HPSN 2026, yakni SD Sisir 6 dengan jumlah sampah 49,09 kilogram dan total skor 300,9, SMAN 3 kelompok No. 2 dengan jumlah sampah 99,29 kilogram dan total skor 339,29, serta SMPN 2 kelompok No. 1 dengan jumlah sampah 53,65 kilogram dan total skor 263,65.

Menurut Dian, dari aktivitas sederhana memungut dan memilah sampah, para siswa belajar tentang tanggung jawab, kerja sama, serta kepedulian terhadap ruang bersama. Nilai-nilai tersebut diharapkan tertanam dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui lomba pungut sampah dalam rangka HPSN 2026 ini, Pemerintah Kota Batu berharap lahir generasi muda yang memiliki kesadaran ekologis tinggi. Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, pendamping pramuka, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah, sejalan dengan semangat Indonesia ASRI. ( Eno)






