Keberhasilan Panen Raya Padi di Desa Pendem: Sinergi Pembangunan Pertanian di Kota Batu

Screenshot_20240602-065948_WhatsApp

 

Batu | serulingmedia.com.- Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu menjadi saksi atas keberhasilan panen raya padi yang dipimpin oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, Sabtu pagi (1/6/2024).

Acara yang dihadiri Forkompimda dan kelompok tani ini menjadi momentum penting dalam pengembangan sektor pertanian di Kota Batu.

Dengan rasa syukur yang mendalam, Aries mengapresiasi upaya kelompok tani yang berhasil memanen padi di lahan seluas 32 hektar, meskipun dengan keterbatasan suplai air.

Desa Pendem sendiri memiliki lahan potensial untuk padi seluas 250 hektar. Namun, kendala utama yang dihadapi adalah suplai air yang tidak mencukupi, sehingga petani hanya mampu melakukan satu hingga dua kali panen per tahun.

Para petani berharap mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa pompa air untuk mengangkat air bawah tanah, yang memungkinkan mereka mengairi hamparan sawah hingga mencapai 400-600 hektar.

Dengan produktivitas padi mencapai 6.21% per tahun, peningkatan suplai air akan sangat signifikan dalam meningkatkan hasil panen.

Dalam sambutannya, Pj. Wali Kota Batu menegaskan pentingnya melengkapi struktur sarana pertanian. Menurutnya, petani adalah pahlawan di bidang pangan yang perlu didukung dengan fasilitas yang memadai.

Aries juga menyampaikan rencananya untuk mengkomunikasikan kebutuhan ini dengan pemerintah pusat dan TNI, mengingat banyaknya inovasi alat pertanian yang dapat dimanfaatkan oleh petani.

Meskipun Kota Batu tidak dikenal dengan luasnya lahan pertanian padi, keberhasilan panen di Desa Pendem menjadi bukti bahwa dengan manajemen yang tepat dan dukungan yang memadai, sektor pertanian di Kota Batu dapat berkembang. Aries mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini dan berharap Desa Pendem dapat menjadi wilayah unggulan di sektor pertanian tanaman pangan.

Pj. Wali Kota juga menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat, kelompok tani, pihak desa, bahkan TNI dan Polri dalam memajukan pertanian di Kota Batu. Sinergi antara berbagai pihak ini menjadi kunci dalam pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan. Dengan berbagai terobosan, tidak hanya komoditi padi yang diharapkan meningkat, tetapi juga tanaman lainnya seperti sayur mayur yang telah menjadi unggulan Kota Batu. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing wilayah dan menjadikannya lebih makmur dan sejahtera.

” Struktur sarana pertanian harus segera dilengkapi, karena mereka adalah pahlawan kita di bidang pangan. Agar kita segera komunikasikan dengan pemerintah pusat dan TNI mungkin ada inovasi yang bermanfaat di bidang pertanian saya lihat banyak sekali alat yang bisa dimanfaatkan oleh petani,” kata Pj. Walikota Batu.

Dandim 0818, Letkol Infanteri Yudo, yang turut memberikan sambutan, menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI AD dan Kementerian Pertanian. Sinergitas kebijakan ini diwujudkan dalam berbagai program untuk membantu petani padi, termasuk program pompanisasi yang dirancang untuk mengatasi kendala air irigasi.

Di wilayah teritorial Kodim 0818 Malang – Batu, berbagai program telah dilaksanakan untuk mendukung petani padi dalam meningkatkan produksi.

Keberhasilan panen raya padi di Desa Pendem menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah, petani, dan TNI dapat membawa perubahan positif dalam sektor pertanian.

Dengan dukungan dan fasilitas yang memadai, Desa Pendem diharapkan terus menjadi wilayah unggulan di sektor pertanian, serta berkontribusi dalam menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan bagi Kota Batu secara keseluruhan.( Eno ).