Akmal Naufal Mahasiswa UIN Maliki Raih Silver Medal di International Science and Invention Fair 2025 Bali

Screenshot_2025-12-07-08-11-38-250_com.android.chrome-edit

Malang | Serulingmedia.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang di ajang internasional.

Akmal Naufal, mahasiswa Program Studi Akuntansi UIN Maliki Malang, berhasil meraih Silver Medal pada kategori Karya Tulis Ilmiah dalam ajang International Science and Invention Fair (ISIF) 2025 yang diselenggarakan  di Bali.

Ajang bergengsi yang diikuti peserta dari berbagai negara tersebut diselenggarakan oleh International Young Scientist Association, pada 3–7 November 2025 di Bali menjadi ruang kompetisi bagi gagasan inovatif di bidang sains, teknologi, dan pendidikan.

Keberhasilan ini sekaligus mengharumkan nama UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di level internasional.

Dalam kompetisi tersebut, Akmal mengusung karya ilmiah berjudul “SCODE (Smart Code for Digital Education): A Strategy for Implementing Barcode Scanning in Digital Library Systems in Malang as a Student City”.

Karya ini menawarkan strategi pemanfaatan teknologi barcode scanning untuk mendukung sistem perpustakaan digital yang lebih efektif, efisien, serta mudah diakses oleh mahasiswa dan civitas akademika.

Akmal menjelaskan, gagasan SCODE berangkat dari realitas Kota Malang sebagai kota pelajar dengan kebutuhan akses literasi yang cepat dan terintegrasi.

“Melalui konsep SCODE, saya ingin menghadirkan sistem perpustakaan digital yang sederhana tetapi berdampak besar, terutama dalam memudahkan mahasiswa mengakses sumber bacaan secara praktis dan akurat,” ujar Akmal, Minggu ( 7/12/2025).

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan perpustakaan merupakan langkah penting untuk mendukung transformasi pendidikan tinggi.

“Inovasi ini diharapkan tidak hanya relevan untuk Malang, tetapi juga dapat diadaptasi oleh kota-kota pelajar lainnya di Indonesia,” tambahnya.

Akmal juga menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraihnya. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan dosen, lingkungan akademik UIN Maliki Malang, serta motivasi untuk terus menghasilkan karya yang bermanfaat.

“Penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi saya dan mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berani tampil di forum internasional,” pungkasnya.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mampu bersaing secara global dengan gagasan inovatif yang berorientasi pada kemajuan pendidikan dan teknologi.( Eno).