Menteri Nusron Wahid Tegaskan Percepatan Sertipikasi Tempat Ibadah di Papua

IMG-20251119-WA0036

Jayapura |Serulingmedia.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat sertipikasi seluruh tempat ibadah di Provinsi Papua.

Hal itu disampaikan saat menyerahkan 10 sertipikat rumah ibadah—baik gereja maupun masjid—di Gereja GKI Kasih Dok IX Jayapura, Rabu (19/11/2025).

Dalam sambutannya, Menteri Nusron menekankan bahwa seluruh tempat ibadah tanpa kecuali harus memperoleh kepastian hukum melalui penerbitan sertipikat.

Ia bahkan menargetkan seluruh proses dapat diselesaikan dalam waktu satu hingga dua tahun ke depan.

“Kami bertekad selama kepemimpinan Pak Presiden Prabowo ini, semua tempat ibadah, masjid, gereja, wihara, semuanya akan kami sertipikasi, tidak pandang bulu. Karena itu, Pak Pendeta, kami minta tolong kita bahu-membahu dalam waktu 1 tahun, maksimal 2 tahun. Semua tempat ibadah di Papua harus sudah selesai disertipikatkan. Tidak boleh ada pengecualian,” tegasnya.

Menteri Nusron menilai tanah memiliki nilai fundamental bagi masyarakat, termasuk bagi keberadaan tempat ibadah yang berfungsi sebagai ruang spiritual dan sosial.

Karena itu, pemerintah berkewajiban memastikan aset-aset tersebut terhindar dari potensi sengketa maupun penyerobotan.

“Tempat ibadah adalah rumah Tuhan. Masa rumah sendiri diurusin, sertipikatnya supaya aman dari penyerobotan mafia dan penyerobotan orang lain, rumah Tuhan tidak diurus,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemuka agama dan pemerintah daerah yang selama ini menjaga kerukunan di Papua.

Menurutnya, percepatan sertipikasi ini diharapkan memberikan rasa aman bagi umat serta memperkuat layanan pertanahan di Papua.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Nusron turut didampingi Staf Khusus Bidang Reforma Agraria, Rezka Oktoberia; Kepala Biro Humas dan Protokol, Shamy Ardian; Direktur Pengaturan Tanah Pemerintah, Tanah Ulayat, dan Tanah Komunal, Suwito; serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Papua, Roy Eduard Fabian Wayoi. Hadir pula Wakil Gubernur Papua, Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, dan Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru.(Sar).