Didik Gatot Subroto Bertekad Mengangkat Potensi Pariwisata dan Pertanian di Kota Batu

Screenshot_20240521-183640_Gallery

 

Batu | serulingmedia.com – Didik Gatot Subroto resmi menyerahkan formulir pencalonannya sebagai calon walikota Batu periode 2024-2029 melalui jalur DPC PDIP Batu. Formulir tersebut diterima oleh ketua Tim Sembilan, Simon Purwo Ali, Selasa, ( 21/5/ 2024 ).

Dalam kesempatan itu, Didik menegaskan tekadnya untuk menjadikan sektor pariwisata dan pertanian sebagai andalan utama dalam mengembangkan Kota Batu.

Kota Batu telah lama dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia. Dengan kekayaan alam yang melimpah, udara sejuk pegunungan, dan berbagai atraksi wisata yang menarik, kota ini memiliki segala potensi untuk terus berkembang sebagai magnet wisatawan domestik dan mancanegara.

Didik Gatot Subroto yang masih menjabat Wakil Bupati Malang, melihat peluang besar ini dan berkomitmen untuk mengoptimalkan potensi pariwisata di Kota Batu.

Beberapa langkah konkret yang direncanakan oleh Didik termasuk peningkatan infrastruktur wisata, promosi destinasi secara lebih luas, dan pengembangan atraksi wisata baru yang dapat menarik lebih banyak pengunjung.

Pengelolaan destinasi wisata yang baik akan memberikan dampak positif tidak hanya pada peningkatan jumlah wisatawan, tetapi juga pada peningkatan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan peluang usaha bagi masyarakat setempat.

Selain pariwisata, sektor pertanian juga menjadi fokus utama Didik Gatot Subroto dalam visi pengembangan Kota Batu.

Menurut ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, Pertanian di Kota Batu memiliki potensi besar untuk berkembang, terutama dengan keberadaan lahan subur yang cocok untuk berbagai jenis tanaman hortikultura.

Produk-produk pertanian seperti apel, sayuran, dan bunga telah lama menjadi identitas kota Batu.

Didik bertekad untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui berbagai program inovatif, seperti pemberian pelatihan kepada petani, penyediaan akses terhadap teknologi modern, dan dukungan dalam pemasaran hasil pertanian.

Peningkatan kualitas produk pertanian tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga memperkuat posisi Kota Batu sebagai salah satu penghasil produk hortikultura terbaik di Indonesia.

Didik Gatot Subroto menyadari pentingnya sinergi antara sektor pariwisata dan pertanian untuk menciptakan ekonomi yang berkelanjutan.

Wisata agrotourism, misalnya, merupakan salah satu konsep yang akan dikembangkan di Kota Batu. Dengan menggabungkan kegiatan wisata dengan pengalaman langsung di perkebunan dan ladang, wisatawan dapat merasakan keunikan dan kekayaan alam Kota Batu sambil memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian.

Melalui pendekatan ini, Didik berharap dapat menciptakan hubungan simbiosis antara kedua sektor tersebut, di mana pertanian mendukung pariwisata dengan menyediakan produk lokal berkualitas tinggi, dan pariwisata membuka pasar baru serta meningkatkan apresiasi terhadap produk pertanian lokal.

Diakhir pembicaraan dengan serulingmedia.com, Didik Gatot Subroto bertekad untuk mengangkat potensi pariwisata dan pertanian sebagai andalan utama di Kota Batu merupakan langkah strategis yang menjanjikan masa depan cerah bagi kota ini.

Dengan fokus pada peningkatan infrastruktur, promosi yang efektif, inovasi dalam pertanian, dan sinergi antara pariwisata dan pertanian, Kota Batu berpotensi menjadi contoh sukses pembangunan daerah yang berbasis pada potensi lokal.

Kepemimpinan Didik diharapkan mampu membawa perubahan positif dan menjadikan Kota Batu semakin maju dan sejahtera. ( Eno )