Pemkot Batu Kumpulkan OPD, Matangkan Strategi Tekan Angka Stunting 2025

Screenshot_2025-10-24-10-54-48-458_com.android.chrome-edit

Batu | Serulingmedia.com – Pemerintah Kota Batu melalui Sekretariat Daerah menggelar Rapat Pra-Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Kota Batu Tahun 2025 di Gedung B Lantai 3D Balai Kota Among Tani, Jumat (24/10/2025).

Langkah ini menjadi tahap awal dalam menyelaraskan rencana kerja lintas sektor demi menurunkan angka stunting secara signifikan di tahun mendatang.

Sekretaris Daerah Kota Batu, Zadim Effisiensi, menegaskan pentingnya konsolidasi sejak dini, terutama dalam mengevaluasi capaian semester pertama 2025.

“Pertemuan ini merupakan langkah awal konsolidasi program dan evaluasi capaian agar kolaborasi antar perangkat daerah semakin efektif dan terarah,” ujarnya.

Sebanyak 33 peserta dari lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hadir, di antaranya Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Komunikasi dan Informatika, DPPPAPPKB, Bappelitbangda, BKAD, serta Kantor Kementerian Agama Kota Batu. Seluruh camat di Kota Batu juga dijadwalkan turut berpartisipasi dalam pembahasan strategis ini.

Agenda rapat mencakup arahan dari Sekretaris TPPS Kota Batu dan pemaparan tiga materi utama, yakni:

1. Monitoring dan Evaluasi Program Percepatan Penurunan Stunting Semester I Tahun 2025,

2. Tata Kelola OPD dalam Kelembagaan TPPS,

3. Evaluasi BPKP PPS Tahun 2025.

Rapat ditutup dengan sesi diskusi, penyusunan kesimpulan, dan penetapan langkah tindak lanjut.

Dalam evaluasinya, narasumber dari Bappelitbangda Kota Batu, Andri Wijaya, mengingatkan perlunya keseriusan lebih kuat dalam penurunan angka stunting.

“Kita belum maksimal di tahun ini. Tahun kemarin kita intens membahas pun angkanya tidak turun, apalagi jika dibiarkan,” tegasnya.

Melalui rapat pra-koordinasi ini, Pemkot Batu berharap seluruh pemangku kepentingan dapat menyatukan langkah strategis, memperkuat sinergi lintas sektor, serta memastikan kebijakan daerah sejalan dengan target nasional percepatan penurunan stunting.( Eno).