212 Lulusan TLM Unimerz Ikuti Pengambilan Sumpah ATLM
Sulawesi Selatan | Serulingmedia.com – Sebanyak 212 lulusan Diploma III dan Diploma IV Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Universitas Megarezky (Unimerz) mengikuti Pengambilan Sumpah Ahli Teknologi Laboratorium Medis (ATLM), Kamis (5/2/2026).
Kegiatan ini menjadi tahapan penting sebelum para lulusan terjun ke dunia kerja profesional.
Pengambilan sumpah tersebut merupakan momentum sakral bagi para lulusan, karena sumpah profesi menjadi pernyataan moral sekaligus komitmen etik ATLM dalam menjalankan praktik profesi sesuai kode etik, menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab, serta integritas ilmiah dalam pelayanan laboratorium medis.
Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Megarezky, Dr. Apt. Jangga, S.Si., M.Kes, dalam sambutannya menegaskan bahwa ATLM memiliki peran dan tanggung jawab besar dalam sistem pelayanan kesehatan.
Oleh karena itu, setiap ATLM wajib bekerja sesuai standar profesi, Standar Operasional Prosedur (SOP), serta terus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi laboratorium medik.
“Sumpah profesi ini menjadi pengingat bahwa ATLM tidak hanya bekerja secara teknis, tetapi juga mengemban amanah untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI) Sulawesi Selatan, Ruly, S.ST., M.Kes, mengingatkan bahwa melalui sumpah profesi, ATLM berkomitmen menghasilkan pemeriksaan laboratorium yang akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, keakuratan hasil pemeriksaan laboratorium memiliki peran krusial dalam menentukan diagnosis dan terapi pasien.
“ATLM adalah tenaga kesehatan profesional dengan peran strategis dalam sistem pelayanan kesehatan. Ketepatan hasil laboratorium menjadi fondasi utama pengambilan keputusan klinis,” ujarnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, para peserta mendapatkan pembekalan materi Service Excellent yang disampaikan oleh Febbye Novitry Bakarru, S.Km, Manager Laboratorium Klinik Makassar.
Materi ini dinilai penting untuk membekali lulusan ATLM yang akan memasuki dunia kerja, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan laboratorium.
Dalam paparannya, Febbye menekankan bahwa ATLM tidak hanya bertanggung jawab pada aspek teknis pemeriksaan, tetapi juga pada mutu layanan secara menyeluruh, meliputi ketepatan waktu pelayanan (turn around time), akurasi dan reliabilitas hasil, serta sikap ramah, sopan, dan profesional.
“Mutu pelayanan yang baik akan meningkatkan kepercayaan klinisi dan pasien terhadap hasil laboratorium,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Universitas Megarezky menegaskan komitmennya untuk terus mencetak lulusan ATLM yang kompeten, beretika, siap bersaing di dunia kerja, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. (Eno)






