Yonzipur 10/JP/2 Kostrad Tuntaskan Misi Kemanusiaan di Aceh Tamiang, Kembali ke Home Base dengan Penuh Kehormatan

1067637_11zon

Malang | Serulingmedia.com — Satuan Yonzipur 10/JP/2 Kostrad resmi menyelesaikan misi kemanusiaan dalam penanganan bencana alam di Kabupaten Aceh Tamiang dan kembali ke home base dalam keadaan aman, lengkap, serta membawa harum nama Divisi Infanteri 2 Kostrad, Senin (23/2/2026).

Kepulangan para prajurit Zeni Tempur tersebut disambut dengan penuh kebanggaan.

Selama menjalankan tugas di wilayah terdampak bencana, Yonzipur 10/JP/2 Kostrad tidak hanya mengerahkan kemampuan teknis dan alat berat, tetapi juga mengedepankan empati, kepedulian, dan semangat kemanusiaan.

Berbagai tugas berat berhasil dituntaskan, mulai dari membuka akses jalan yang terputus, membangun kembali jembatan darurat, membersihkan puing-puing, memperbaiki fasilitas umum, hingga membantu pendistribusian logistik bagi masyarakat terdampak.

Seluruh pekerjaan dilaksanakan di tengah medan yang sulit, cuaca ekstrem, lumpur, dan hujan yang nyaris tanpa jeda.

Di balik kerasnya tugas, para prajurit tetap menampilkan semangat khas Kostrad. Jika dalam keseharian mereka ditempa latihan tempur, maka di Aceh Tamiang yang mereka hadapi adalah reruntuhan bangunan, gelondongan kayu dari hutan, serta kesulitan hidup warga pascabencana.

Namun satu hal yang tidak pernah luntur adalah jiwa korsa dan senyum tulus untuk rakyat.

Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.si. saat memimpin upacara penyambutan, menyampaikan apresiasi dan pesan kepada seluruh prajurit.

“Jadikan pengalaman di Aceh sebagai pelajaran berharga untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana nasional, sehingga TNI selalu hadir sebagai solusi saat rakyat membutuhkan. Saya berdoa semoga masyarakat Aceh segera bangkit dan pulih dari musibah ini. Terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh pihak yang telah membantu sejak keberangkatan, pelaksanaan tugas, hingga kepulangan prajurit hari ini,” ujarnya.

Keberhasilan misi kemanusiaan ini kembali menegaskan bahwa prajurit Kostrad bukan hanya garda terdepan pertahanan negara, tetapi juga sahabat rakyat dalam setiap kondisi.

Dengan semangat pengabdian tanpa batas, Yonzipur 10/JP/2 Kostrad pulang membawa kehormatan, pengalaman, serta catatan kemanusiaan yang akan menjadi bagian penting dari sejarah pengabdian mereka. (Eno)