UIN Malang Perkuat Jejaring Global Lewat International Students Brunch Dialogue

MAHASISWA ASING UIN.jpeg2

Malang | Serulingmedia.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mempertegas komitmennya dalam membangun atmosfer akademik yang inklusif dan berwawasan global melalui penyelenggaraan International Students Brunch Dialogue pada Rabu (3/12/2025). Bertempat di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung Dr. (HC) Ir. Soekarno, kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi mahasiswa internasional untuk berdiskusi, berbagi pengalaman budaya, serta memperluas jejaring kolaborasi lintas negara.

Forum diskusi ini dipimpin langsung oleh Ketua International Office UIN Maliki, Faridatun Nikmah, M.Pd, bersama tim. Kehadiran Faridatun menciptakan suasana yang hangat dan bersahabat, sekaligus menghadirkan arahan strategis terkait penguatan peran mahasiswa internasional dalam ekosistem akademik UIN Malang.

Dalam pengantarnya, Faridatun menegaskan bahwa keberadaan mahasiswa asing merupakan bagian penting dari visi internasionalisasi kampus. Ia menyampaikan bahwa International Office berkomitmen menjadikan UIN Malang sebagai rumah kedua bagi para mahasiswa internasional.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa internasional merasa diterima dan dihargai. Kehadiran kalian memperkaya cara pandang kita di kampus ini. Melalui forum ini, kami ingin mendengar secara langsung pengalaman, kebutuhan, dan aspirasi kalian, sehingga UIN Malang dapat memberikan dukungan terbaik,” ungkap Faridatun.

Ia juga menyampaikan bahwa forum ini bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi ruang dialog yang menghubungkan gagasan global dengan dinamika lokal.

“Di era globalisasi, pertukaran ide lintas negara adalah kunci untuk berkembang. Saya berharap kalian tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga membangun jejaring, kolaborasi riset, serta persahabatan jangka panjang yang bermanfaat bagi masa depan,” tambahnya.

Puluhan mahasiswa dari berbagai negara tampak antusias mengikuti dialog yang dikemas dalam format meja bundar dan U-shape, memungkinkan interaksi dua arah yang intensif. Suasana cair dan penuh keakraban menguatkan nuansa interkultural yang menjadi ciri khas kegiatan ini.

Dalam sesi diskusi, para mahasiswa mengangkat berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari adaptasi akademik, perbedaan budaya, hingga harapan terhadap layanan kampus. Mereka juga berbagi sudut pandang terkait isu-isu global, memperkaya perspektif lintas budaya antar peserta.

Sesi sharing menjadi momen paling inspiratif. Beberapa mahasiswa membagikan pengalaman personal mereka selama tinggal di Malang—tentang keramahan masyarakat, kultur sosial yang unik, hingga pengalaman kolaborasi kecil yang mereka bangun dengan mahasiswa lokal. Ada pula yang mengusulkan kolaborasi riset lintas negara sebagai kontribusi nyata mereka bagi dunia akademik.

International Office berharap kegiatan ini dapat memperkuat komunitas akademik yang inklusif dan saling mendukung. Faridatun menegaskan bahwa IO akan terus melakukan pendampingan, memperluas program internasional, serta memastikan seluruh mahasiswa asing mendapatkan layanan yang memadai.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama penuh keceriaan. Dengan gestur jempol yang serempak, seluruh peserta dan pimpinan kampus menyimbolkan optimisme serta tekad bersama untuk terus mempererat kolaborasi global.

Melalui kegiatan ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan langkah nyata sebagai kampus berkelas dunia—tempat keberagaman dirayakan, kolaborasi dipererat, dan pengalaman akademik dibangun di atas nilai-nilai inklusivitas.( Eno)