Seleksi Kasun Oro-Oro Ombo Diserbu Pelamar, Peserta dari Luar Daerah Ikut Bersaing

1448192_11zon

Batu |Seruling media. com — Pemerintah Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, menggelar seleksi calon Kepala Dusun (Kasun) Krajan yang kosong setelah pejabat sebelumnya memasuki masa purna tugas.

 

Seleksi berlangsung di Balai Desa Oro-Oro Ombo, Selasa (19/5/2026), dengan diikuti enam peserta dari berbagai latar belakang.

 

Menariknya, satu peserta diketahui berasal dari Desa Dau, Kabupaten Malang. Hal itu dibenarkan Sekretaris Desa Oro-Oro Ombo, Supriono, saat ditemui di lokasi kegiatan.

 

Supriono menegaskan, proses seleksi perangkat desa dilakukan secara terbuka dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh warga negara Indonesia yang memenuhi persyaratan administrasi maupun kompetensi.

Menurutnya, sistem rekrutmen terbuka tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan desa.

“Sesusai Perwali Nomor 26 Tahun 2016, calon dari mana pun boleh mengikuti seleksi asalkan ber-KTP Indonesia. Namun jika terpilih wajib menjadi warga Oro-Oro Ombo,” ujar Supriono.

 

Ia menambahkan, pemerintah desa menginginkan sosok kepala dusun yang tidak hanya memahami administrasi pemerintahan, tetapi juga mampu berkomunikasi dan dekat dengan masyarakat.

 

“Kami berharap seleksi ini menghasilkan perangkat desa yang benar-benar kompeten, memahami tupoksi, serta mampu melayani masyarakat dengan baik,” katanya.

 

Proses seleksi melibatkan sejumlah unsur pemerintahan dan aparat keamanan. Tim penguji terdiri dari Kepala Desa Oro-Oro Ombo Wiweko, Ketua BPD Oro-Oro Ombo Wito, Kapolsek Kota Batu AKP Subhan, Danramil Batu Kapten Arh Jumawi, serta Camat Batu Bambang Hari Suliyan.

Adapun materi ujian meliputi tes tertulis tentang pengetahuan umum, Pancasila, dan pemerintahan desa. Para peserta juga menjalani tes praktik komputer serta wawancara terkait penguasaan tugas pokok dan fungsi kepala dusun maupun pemahaman wilayah kerja.

Tidak hanya itu, panitia juga menyiapkan tahapan uji publik dengan menghadirkan tokoh masyarakat setempat.

 

Tahapan tersebut dilakukan untuk mengetahui penilaian masyarakat terhadap calon kepala dusun yang akan memimpin wilayah Krajan.

Pemerintah Desa Oro-Oro Ombo berharap proses seleksi berjalan transparan dan objektif sehingga mampu menghasilkan perangkat desa yang profesional, kompeten, dan dekat dengan masyarakat.(Eno).