Satgas Pangan Nasional Sidak Pasar Karisa Jeneponto, Temukan Harga Komoditas Melebihi HET

IMG-20260328-WA0030

Jeneponto | Serulingmedia.com –Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Nasional melakukan inspeksi mendadak di Pasar Tradisional Karisa, Kabupaten Jeneponto, Jumat (27/03/2026), dan menemukan sejumlah komoditas dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

 

Kunjungan kerja ini dipimpin Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional, Brigjen Pol Hermawan, S.I.K., M.M., yang diterima jajaran Polres Jeneponto di Aula Lantai 2. Wakapolres Jeneponto, Kompol Sahabuddin, S.E., M.A.P., hadir mewakili Kapolres.

 

Dalam arahannya, Brigjen Hermawan menyampaikan bahwa pengawasan terpadu harus diperketat untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan distribusi pangan berjalan sesuai regulasi.

 

“Kami ingin memastikan seluruh komoditas dijual sesuai ketentuan. Jika rantai distribusi terlalu panjang, maka harga akan naik dan masyarakat yang dirugikan. Ini tidak boleh dibiarkan,” tegasnya. Ia juga menambahkan, “Satgas akan terus turun ke lapangan untuk memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi.”

Usai pertemuan, Satgas bersama unsur Forkopimda melakukan pengecekan langsung ke lapangan.

Hasil pemantauan menunjukkan stok bahan pokok di Jeneponto masih aman. Namun Satgas menemukan beberapa komoditas yang dijual melebihi harga acuan pemerintah. Berdasarkan investigasi awal, kenaikan harga dipicu rantai distribusi yang terlalu panjang, di mana pedagang memperoleh barang dari distributor tingkat ketiga.

 

Menindaklanjuti temuan tersebut, Satgas memberikan arahan kepada para pedagang agar mengambil pasokan langsung dari distributor pertama untuk menekan harga di tingkat konsumen.

 

Kegiatan pengawasan ini turut melibatkan Kasat Reskrim Polres Jeneponto AKP Nurman selaku Ketua Satgasda, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, Bulog, serta instansi terkait lainnya.

 

Pemerintah berharap langkah bersama ini dapat menjaga stabilitas harga dan keamanan pangan di wilayah Jeneponto secara berkelanjutan.( Yah/Eno)