Raed Awadh Dari Mimpi ke Prestasi di Kampus Ulul Albab

Raed Awadh Mahasiswa S3.jpeg EDIT

Malang | Serulingmedia.com — Di tengah langkah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menuju kampus berkelas dunia, satu nama kembali menguatkan reputasi tersebut melalui capaian akademik yang membanggakan. Raed Awadh Saeed Al-Ghatnaini, mahasiswa internasional Program Magister Pendidikan Bahasa Arab (PBA), resmi dinyatakan lulus usai mempertahankan tesisnya dalam ujian yang digelar baru-baru ini.

Keberhasilannya bukan hanya menjadi prestasi personal, tetapi juga representasi keberhasilan UIN Malang dalam menciptakan lingkungan akademik yang inklusif dan adaptif bagi mahasiswa dari berbagai negara.

Potret Kebanggaan Seorang Pejuang Akademik

Dalam dokumentasi usai ujian, Raed tampil penuh keyakinan. Mengenakan jas almamater dan selempang bertuliskan aksara Arab, ia berdiri tegap sembari menggenggam naskah tesis bersampul merah—sebuah simbol perjalanan panjang dan penuh dedikasi. Senyum bangga dan gestur jempolnya seolah menyampaikan pesan bahwa perjuangan lintas negara dan lintas budaya itu kini terbayar lunas.

Di balik senyumnya, Raed menyimpan cerita panjang. Kepada tim International Office, ia mengungkapkan rasa harunya bisa menyelesaikan studi di Indonesia, negara yang menurutnya “bukan hanya tempat belajar, tetapi rumah kedua yang penuh keramahan.”

Ia juga mengatakan bahwa proses penyusunan tesis menjadi salah satu perjalanan intelektual paling menantang yang pernah ia jalani, namun justru membuatnya semakin matang dalam bidang Pendidikan Bahasa Arab.

“Saya sangat bersyukur. UIN Malang memberi saya pengalaman akademik yang kuat dan lingkungan yang sangat mendukung. Ini adalah pencapaian yang tidak akan pernah saya lupakan,” ujar Raed dengan mata berbinar, Rabu ( 3/12/2025 ).

Ekosistem Pendukung yang Menguatkan

Keberhasilan Raed tidak terjadi dalam ruang hampa. UIN Malang sejak lama membangun ekosistem yang ramah terhadap mahasiswa asing, mulai dari pendampingan akademik, konseling, hingga program integratif berbasis budaya dan keagamaan.

International Office (IO) UIN Malang menjadi ujung tombak layanan ini. Melalui program orientasi, pendampingan administrasi, kelas bahasa, hingga kegiatan sosial lintas budaya, IO memastikan setiap mahasiswa asing merasa diterima sekaligus tertantang untuk berkembang.

Bagi Raed, dukungan tersebut menjadi energi penting. Ia mengaku, keberadaan para staf IO yang responsif membuat dirinya lebih mudah melewati masa-masa sulit adaptasi.

“Saya tidak merasa sendirian. Dari pertama datang hingga lulus, selalu ada yang membantu. Itu sangat berarti bagi kami para mahasiswa internasional,” ungkapnya.

Capaian yang Menguatkan Reputasi Global UIN Malang

Prestasi Raed menjadi bukti konkret bahwa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang semakin siap bersaing dalam peta pendidikan tinggi global. Keberhasilan mahasiswa asing menyelesaikan studi dengan baik menunjukkan bahwa kualitas akademik dan layanan non-akademik di UIN Malang saling bersinergi.

Program Studi PBA yang terus memperkuat kurikulum bertaraf internasional, ditambah pelayanan prima dari International Office, menghasilkan atmosfer belajar yang kondusif bagi mahasiswa dari berbagai negara. Dengan demikian, kelulusan Raed bukan hanya kemenangan personal, tetapi juga bukti nyata mutu pendidikan kampus Ulul Albab.

Inspirasi bagi Mahasiswa Internasional Lainnya

Bagi UIN Malang, kisah Raed adalah cerminan bahwa internasionalisasi bukan hanya tentang jumlah mahasiswa asing, tetapi juga tentang kualitas pengalaman belajar mereka. Keberhasilan Raed diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa internasional lainnya untuk terus memacu prestasi dan menyelesaikan studinya dengan hasil terbaik.

“Saya berharap teman-teman internasional lain juga bisa meraih apa yang saya raih hari ini. Kita semua memiliki kesempatan yang sama selama kita mau berusaha dan memanfaatkan fasilitas yang ada,” pesan Raed di akhir wawancara singkatnya.

Kelulusan Raed Awadh Saeed Al-Ghatnaini menjadi satu penanda penting bahwa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang semakin mantap melangkah menuju visi World Class University. Dan dari setiap kisah sukses mahasiswa asingnya, kampus ini kembali membuktikan bahwa ilmu, dedikasi, dan dukungan yang tepat mampu menjembatani jarak ribuan kilometer menuju puncak pencapaian akademik.( Eno)