Punjul Santoso Cetak 198 “Garuda Muda”, Siap Terbang Tinggi Kawal Ketahanan Pangan Indonesia 2045
Batu | Serulingmedia.com – Ketua Kwarcab Pramuka Kota Batu, Ir. H. Punjul Santoso, SH.MM, mengukuhkan sebanyak 198 Pramuka Garuda yang terseleksi dari 33 sekolah se-Kota Batu di GOR Gajahmada, Minggu (19/4/2026).
Dalam sambutannya, Punjul yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Batu menegaskan bahwa Pramuka Garuda merupakan tingkatan tertinggi dalam Gerakan Pramuka. Menurutnya, predikat “Garuda” bukan sekadar simbol, tetapi representasi generasi unggul yang memiliki kecakapan tinggi sekaligus berpegang teguh pada nilai-nilai Kode Kehormatan Pramuka, yakni Satya dan Darma.

“Menjadi Garuda berarti adik-adik adalah sayap-sayap organisasi yang harus terbang paling tinggi dalam hal kecakapan, namun tetap memiliki cengkeraman kuat pada nilai-nilai kehormatan,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengukuhan ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan pengakuan atas pencapaian tertinggi setelah melalui proses panjang berupa seleksi, pelatihan, dan pembinaan yang ketat, baik dari aspek keterampilan, pengetahuan, maupun sikap hidup.

Dalam momentum tersebut, Punjul juga mengaitkan peran strategis Pramuka dengan tema Hari Pramuka tahun ini, yakni “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”. Ia menekankan bahwa ketahanan pangan menjadi salah satu tantangan terbesar bangsa ke depan.
“Negara yang kuat adalah negara yang mampu memberi makan rakyatnya dari tanahnya sendiri. Di sinilah peran Pramuka Garuda sebagai agen perubahan,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pramuka Garuda harus menjadi pelopor dalam disiplin, inovasi, dan kemandirian, termasuk dalam mendukung swasembada pangan melalui langkah sederhana seperti menghargai makanan, mencintai produk lokal, hingga memanfaatkan lahan sekitar.
Lebih jauh, Punjul mengingatkan bahwa para Pramuka Garuda saat ini merupakan calon pemimpin bangsa di masa depan, khususnya saat Indonesia memasuki usia emas pada tahun 2045.
“Kalian adalah draft masa depan Indonesia. Ketika bangsa ini genap 100 tahun merdeka, kalianlah yang akan duduk di kursi-kursi kepemimpinan,” katanya.

Ia juga berpesan agar para Pramuka Garuda tidak hanya menjadi simbol semata, melainkan benar-benar hadir sebagai teladan di tengah masyarakat, menjaga persatuan, serta memperkuat semangat gotong royong.
“Jangan hanya jadi Garuda di atas kertas, tapi jadilah Garuda di tengah masyarakat,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Punjul turut menyampaikan apresiasi kepada para pembina, Kamabigus, serta orang tua yang telah berperan besar dalam mendukung proses pembinaan hingga para peserta didik mencapai predikat tertinggi dalam Pramuka.
“Gelar Garuda ini adalah kado indah atas dukungan semua pihak. Selamat kepada adik-adik yang dikukuhkan hari ini, teruslah berkarya, menginspirasi, dan mengabdi demi ketahanan bangsa,” pungkasnya. ( Eno)






