Prof. Sutaman UIN Maliki Andalkan Neuropsikolinguistik dalam Permudah Pembelajaran Balaghah

image-8-1-1

Banda Aceh | Serulingmedia.com – Prof. Dr. H. Sutaman, MA., Dosen Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, mengandalkan pendekatan neuropsikolinguistik sebagai strategi utama untuk mempermudah pemahaman balaghah bagi mahasiswa.

Hal ini ia paparkan dalam kuliah umum rangkaian lecture mobility di Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Rabu (19/11/2025).

Kuliah umum yang berlangsung di auditorium Fakultas Humaniora itu dihadiri oleh seluruh dosen Prodi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) serta mahasiswa semester tiga hingga tujuh.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. H. Nazaruddin, yang menekankan pentingnya kolaborasi antarfakultas dalam meningkatkan kualitas pembelajaran kebahasaaraban di Indonesia.

Dalam pemaparannya, Prof. Sutaman menjelaskan bahwa neuropsikolinguistik bukan hanya mengkaji hubungan bahasa dan otak, tetapi juga menawarkan pendekatan pembelajaran yang mampu menjembatani kesenjangan antara teori balaghah klasik dan cara belajar mahasiswa masa kini.

Menurutnya, banyak kesulitan mahasiswa dalam memahami balaghah terjadi karena metode yang digunakan belum sesuai dengan cara kerja kognitif mereka.

“Dalam balaghah, mahasiswa berhadapan dengan teks-teks kaya makna. Ketika kita memahami bagaimana otak memproses metafora, majas, dan struktur retorika, kita bisa merancang pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan,” ujar Sutaman.

Ia menambahkan bahwa pengajar perlu mengurangi beban kognitif mahasiswa dengan penyajian materi yang bertahap, visual, dan berbasis aktivasi memori.

Prof. Sutaman juga memaparkan sejumlah teknik praktis berbasis neuropsikolinguistik yang dapat diterapkan di kelas BSA, seperti penggunaan mind mapping, analisis warna untuk struktur retorika, hingga latihan identifikasi majas berbasis memori asosiatif.

Pendekatan ini, katanya, mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap ma’ani, bayan, dan badi’ secara lebih cepat dan mendalam.

Sesi diskusi berjalan dinamis, ditandai dengan banyaknya pertanyaan terkait penerapan neuropsikolinguistik dalam desain pembelajaran maupun evaluasi pembelajaran balaghah.

Para peserta memberikan respons positif, menunjukkan antusiasme terhadap metode pembelajaran yang lebih modern dan ilmiah ini.

Kuliah umum ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat jejaring akademik antara Fakultas Humaniora UIN Malang dan Fakultas Humaniora UIN Ar-Raniry dalam program lecture mobility.

Kegiatan tersebut mencerminkan komitmen kedua institusi untuk menghadirkan inovasi, memperkaya perspektif pengajaran, dan meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam kajian kebahasaaraban.( Eno).