Popok Bekas Banjiri Sungai Brantas, Wali Kota Batu Perintahkan Pemasangan CCTV

2123113_11zon

Batu| Serulingmedia.com — Tumpukan popok bekas pakai ditemukan dibuang ke aliran Sungai Brantas di wilayah Desa Sidomulyo, Kota Batu.

 

Temuan tersebut membuat Wali Kota Batu Nurochman meminta pemasangan kamera pengawas (CCTV) di sekitar jembatan Prambatan-Sukorembug guna mengungkap pelaku pembuangan sampah sembarangan.

Temuan popok bekas itu diketahui saat Gerakan Sabers Pungli (Sapu Bersih Nyemplung Kali) #191 menggelar aksi bersih-bersih sungai hari kedua, Minggu (4/10/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Nawa Warsa Bhakti Ing Tirta” tersebut dipusatkan di Kebun Percobaan Punten atau Kebun Jeruk IP2MP, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu.

 

Sementara aksi pembersihan sungai dilakukan di sekitar jembatan Dusun Prambatan, Desa Gunungsari, menuju Dusun Sukorembug, Desa Sidomulyo.

 

Wali Kota Batu Nurochman turut turun langsung ke aliran Sungai Brantas di sebelah timur jembatan. Ia bersama ratusan peserta memunguti sampah yang ditemukan di sepanjang aliran sungai.

Nurochman juga turut melepas bibit ikan ke Sungai Brantas.

Saat melakukan pemantauan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu Dian Fachroni Kurniawan menyampaikan adanya temuan popok bekas pakai dalam jumlah banyak di aliran Sungai Brantas.

Dian menyebut pembuangan popok tersebut diduga dilakukan pada malam hari. Namun, hingga kini belum diketahui pihak yang bertanggung jawab.

Ia juga menyampaikan kemungkinan sampah tersebut berasal dari fasilitas tertentu, seperti rumah sakit atau panti jompo. Dugaan tersebut masih memerlukan penelusuran lebih lanjut.

Popok bekas masuk kategori sampah residu yang berpotensi mencemari lingkungan apabila dibuang sembarangan ke sungai.

Mendapat laporan tersebut, Nurochman langsung meminta Kepala Desa Sidomulyo Subandri memasang CCTV di kawasan jembatan Prambatan-Sukorembug.

“Telah ditemukan pembuangan sampah popok bekas dalam jumlah yang banyak di Sungai Brantas. Saya berharap Kepala Desa Sidomulyo segera memasang CCTV di sekitar jembatan Prambatan-Sukorembug, sehingga pelaku yang membuang sampah bisa diketahui,” ujar Nurochman.

Menurut Nurochman, keberadaan CCTV dapat membantu mengawasi kawasan tersebut sekaligus mengidentifikasi pihak yang kedapatan membuang sampah ke Sungai Brantas.

Kepala Desa Sidomulyo Subandri menyatakan siap menindaklanjuti arahan tersebut. Pemerintah desa akan segera mengupayakan pemasangan CCTV di lokasi yang dinilai rawan menjadi tempat pembuangan sampah.

Subandri berharap keberadaan kamera pengawas dapat memberikan efek jera kepada masyarakat yang masih nekat membuang sampah ke sungai.

“Nanti kalau sudah dipasang CCTV ditemukan ada oknum yang membuang sampah pampers ke Sungai Brantas, akan kami viralkan di media sosial supaya pelakunya jera,” tegas Subandri.

450 Peserta Turun Bersihkan Sungai

Aksi Sabers Pungli #191 tersebut melibatkan sekitar 450 peserta dari berbagai unsur.

Peserta terdiri dari 100 personel Poltekad, 150 mahasiswa dan dosen Universitas Negeri Malang (UM), 50 mahasiswa Universitas Brawijaya dan Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, 50 anggota PKK Kota Batu, jajaran Pemerintah Kota Batu, serta masyarakat.

Penggerak Sabers Pungli Herman Aga mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan bersama untuk menjaga kebersihan dan kelestarian sungai.

Kegiatan turut dihadiri Wali Kota Batu Nurochman, Wali Kota Batu periode 2017–2022 yang kini menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur periode 2024–2029 Dewanti Rumpoko, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batu, Kepala DLH Kota Batu, Kepala Desa Sidomulyo, serta sejumlah pihak lainnya.

Selain membersihkan sampah, kegiatan juga diisi dengan pelepasan bibit ikan ke Sungai Brantas.

Temuan tumpukan popok bekas menjadi pekerjaan rumah tersendiri dalam upaya menjaga kebersihan Sungai Brantas.

 

Pemerintah desa kini didorong memperkuat pengawasan melalui pemasangan CCTV agar aksi pembuangan sampah secara sembarangan dapat diketahui dan dicegah.( Eno)