Pimpinan UIN Malang Perkuat Penyusunan SAKIP 2025, Zainal Habib Tekankan Kerja Cepat dan Terukur
Malang | Serulingmedia.com – Pimpinan UIN Malang Perkuat Penyusunan SAKIP 2025, Zainal Habib Tekankan Kerja Cepat dan Terukur. Atmosfer kerja cepat dan penuh target kembali terasa di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang saat jajaran pimpinan menggelar rapat koordinasi persiapan penyusunan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan laporan kinerja Rektor tahun 2025, Jumat (20/2/2026).
Rapat koordinasi tersebut dipimpin Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) Zainal Habib, bersama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Triyo Supriyatno, serta dihadiri Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK) dan Kepala Biro AUPK.
Dalam rapat tersebut, pimpinan kampus menegaskan bahwa penyusunan SAKIP tidak sekadar menjadi agenda administratif tahunan, melainkan instrumen strategis untuk mengukur dan mempertanggungjawabkan kinerja institusi secara objektif, transparan, dan berkelanjutan. SAKIP diposisikan sebagai tolok ukur keseriusan kampus dalam mengelola program, anggaran, serta capaian kinerja setiap satuan kerja.
Dalam arahannya, Zainal Habib menekankan bahwa seluruh tim kerja berada dalam satu komando kepemimpinan Rektor yang terus melahirkan gagasan dan lompatan strategis bagi kemajuan kampus. Menurutnya, setiap ide besar tersebut menuntut respons cepat dan kerja nyata dari seluruh satuan kerja.
“SAKIP ini adalah wajah kinerja kita. Apa yang kita tulis harus benar-benar mencerminkan apa yang kita kerjakan. Karena itu, setiap program wajib memiliki indikator yang jelas, bukti dukung yang kuat, dan hasil yang bisa diukur,” tegas Zainal Habib.
Ia juga mengingatkan bahwa sudah tidak ada lagi ruang untuk bekerja dengan ritme santai. Setiap satuan kerja, lanjutnya, harus bergerak sesuai tugas pokok dan fungsinya, dengan mengedepankan inovasi, kolaborasi, serta disiplin dalam mencapai target.
“Kita tidak bisa lagi bekerja biasa-biasa saja. Target kita besar, maka ikhtiarnya juga harus besar. Kerja keras, inovasi, dan soliditas tim adalah kunci agar lompatan kemajuan kampus benar-benar terwujud,” ujarnya.
Zainal Habib menambahkan bahwa kinerja yang terdokumentasi secara baik melalui SAKIP akan berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan kampus. Selain itu, laporan kinerja yang akurat dan terukur juga menjadi dasar penting dalam penilaian sistem remunerasi.
Ia berharap capaian kinerja tahun 2025 mampu mendorong peningkatan remunerasi bagi seluruh elemen yang berkontribusi. Menurutnya, kerja keras yang dilakukan oleh sivitas akademika harus berbanding lurus dengan apresiasi yang layak dan adil.
Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari langkah sistematis pimpinan kampus untuk memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan akuntabilitas, serta memastikan setiap program berjalan efektif dan tepat sasaran. Melalui penguatan SAKIP dan laporan kinerja Rektor yang kredibel, UIN Malang menargetkan percepatan menuju perguruan tinggi bertaraf internasional dengan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Pimpinan kampus menilai, langkah menuju kampus global hanya dapat dicapai dengan konsistensi, soliditas tim, dan keberanian untuk terus berinovasi. Rapat ini sekaligus menjadi pengingat bahwa mimpi besar institusi hanya dapat diwujudkan melalui kerja besar yang terukur dan berkesinambungan. ( En0 )






