Pemkot Batu Buka Peluang Investasi Ratusan Miliar, Tiga Mega Proyek Strategis Ditargetkan Mulai 2027

1730094_11zon

Batu | Serulingmedia.com – Pemerintah Kota Batu membuka peluang investasi bagi pihak swasta untuk merealisasikan tiga proyek fisik strategis yang menjadi prioritas pembangunan daerah.

 

Langkah tersebut ditempuh melalui skema creative financing sebagai solusi atas keterbatasan kemampuan fiskal daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

 

Kepala Bappelitbangda Kota Batu, Bangun Yulianto, menjelaskan, ketiga proyek tersebut merupakan program prioritas yang disiapkan untuk dikerjasamakan dengan investor melalui pola pemanfaatan aset milik daerah.

“Karena kemampuan APBD sangat terbatas, sementara kebutuhan anggaran untuk proyek-proyek ini mencapai puluhan hingga ratusan miliar rupiah, maka diperlukan pembiayaan kreatif dengan melibatkan pihak swasta,” ujar Bangun Yulianto saat ditemui di kantornya, Jumat (17/7/2026).

Tiga proyek yang ditawarkan kepada investor meliputi pembangunan Sport Center, Mall UMKM, dan Spiritual Botanical Garden. Seluruh proyek dirancang memanfaatkan aset milik Pemerintah Kota Batu agar memiliki nilai ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, olahraga, dan ekonomi kreatif.

 

Sport Center direncanakan dibangun di atas lahan pemerintah di kawasan Jalibar sisi kiri.

 

Fasilitas ini diproyeksikan menjadi pusat olahraga modern yang mampu mendukung pembinaan atlet sekaligus menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai kejuaraan.

 

Sementara itu, Mall UMKM akan dikembangkan di kawasan sekitar Alun-Alun Kota Batu melalui revitalisasi kawasan GOR Ganesha.

 

Proyek tersebut diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang mampu memperluas pasar produk UMKM sekaligus menghidupkan kawasan pusat kota.

 

Adapun Spiritual Botanical Garden akan dibangun di lahan pemerintah di Jalibar sisi selatan. Kawasan ini mengusung konsep healing center yang memadukan ruang terbuka hijau dengan aktivitas pemulihan dan wisata spiritual, sehingga menjadi destinasi baru di Kota Batu.

 

Bangun menambahkan, pemerintah telah menyiapkan skema kerja sama pengelolaan barang milik daerah, salah satunya melalui pola Bangun Guna Serah (BGS) atau Build-Operate-Transfer (BOT).

 

Dengan skema tersebut, investor membangun dan mengelola proyek dalam jangka waktu tertentu sebelum aset diserahkan kembali kepada pemerintah daerah.

Menurutnya, kajian awal seluruh proyek telah selesai. Peluang investasi juga telah dipublikasikan melalui platform IPRO milik Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk menjaring calon investor.

 

“Pembahasan bersama DPRD akan dilakukan setelah konsep kerja sama dan calon investor mulai mengerucut. Target kami, investor yang kompeten sudah bisa didapatkan sehingga proyek mulai direalisasikan pada 2027,” kata Bangun.

 

Melalui skema pembiayaan kreatif tersebut, Pemkot Batu berharap pembangunan infrastruktur strategis tetap berjalan tanpa membebani APBD, sekaligus mempercepat masuknya investasi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Batu.( Eno).